Lima Rekomendasi Olahraga Anak: Ibu Bersorak, Anak Aktif Bergerak

Dipublikasikan oleh Defrico Saputra
Reading Time: 3 minutes

Sumber: Bookingdokter. Olahraga menjadikan anak aktif bergerak.

Umpanbalik.id – Menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar adalah salah satu bentuk rasa syukur manusia kepada Tuhan, atas pemberian yang telah diberi. Merawat kesehatan tubuh rupanya juga penting diperhatikan dari kecil. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan fungsi bagian-bagian tubuh agar tetap stabil. Namun olahraga apa sajakah yang dapat dilakukan oleh anak kecil yang sesuai dengan umurnya? 

Tumbuh kembang anak tentu memiliki perbedaan dengan tumbuh kembang orang dewasa. Treatment-nya pun berbeda. Banyak olahraga yang bisa dilakukan oleh orang dewasa kebanyakan, namun tidak bisa dilakukan oleh anak-anak. Salah satu faktor yang memungkinkan anak tidak bisa melakukan olahraga yang sama seperti orang dewasa adalah tenaga yang belum mumpuni untuk melakukan hal dan aktivitas yang berat. Hal ini didasari karena otot-otot dan saraf-saraf yang belum terbentuk sempurna. Sehingga untuk menyempurnakannya perlu dilatih terlebih dahulu. Tak melulu tentang kesehatan fisik saja, nyatanya kepentingan aktif berolahraga juga bisa berdampak pada kesehatan mental anak. 

Hal ini juga berdampak sama seperti orang dewasa. Rajin berolahraga membuat suasana hati lebih ceria dan menyenangkan. Menumbuhkan rasa percaya diri, mudah bersosialisasi, dan menimbulkan karakter lebih sportif. Karena dalam olahraga, menggerakkan anggota tubuh dan menyeimbangkan kesehatan mental. Mental yang sehat dapat membantu mencerdaskan fungsi kerja otak anak.

Bagi orang tua yang memiliki anak usia sekitar 7-12 tahun, pasti memiliki keinginan untuk memberikan aktivitas atau kegiatan olahraga yang ringan dan bermanfaat. Ternyata ada beberapa rekomendasi yang bisa dilakukan oleh orangtua. Dilansir dari website artikel farmaku.com, olahraga yang direkomendasikan harus dalam pengawasan orang dewasa, serta menggunakan perlengkapan keamanan. Tujuannya agar selama proses olahraga anak-anak tetap merasa aman dan nyaman. Sehingga manfaat olahraga untuk anak dan orang tua dapat dirasa lebih maksimal dan berhasil. Berikut rekomendasi olahraga yang cocok untuk menciptakan keaktifan gerak sang anak: 

READ  Fanatisme Suporter: Holiganisme yang Dibalut Dengan Cinta

1. Lari 

Kegiatan lari dapat dilakukan oleh anak. Orang tua dapat ikut serta berperan aktif menemani anak dalam kegiatan seperti berlari ini. Lari bisa dilakukan di pagi hari maupun sore hari. Dua waktu tersebut dianggap lebih efektif untuk melakukan olahraga lari.

2. Bersepeda 

Anak-anak cenderung memiliki kesenangan saat melakukan aktivitas olahraga satu ini. Meskipun terkesan seperti jalan-jalan, namun disitulah kuncinya. Bersepeda sebenarnya adalah aktivitas olahraga yang sangat menyenangkan. 

3. Berenang 

Jika ingin berolahraga hingga lupa waktu, cobalah berenang bersama anak. Air merupakan salah satu komponen penting dalam memancing anak untuk bergerak aktif. Sama seperti bersepeda. Berenang juga merupakan salah satu olahraga yang paling banyak digemari. Mungkin tak hanya untuk anak-anak, namun juga orang dewasa. Pasalnya berenang bisa menjadi salah satu perantara tubuh merasa bebas. 

4. Yoga 

Olahraga Yoga juga sangat direkomendasikan untuk anak-anak. Olahraga yoga juga merupakan olahraga yang tergolong ringan dan memberikan dampak pada kesehatan fisik dan mental. Sehingga aktivitas olahraga yoga menjadi pilihan salah satu olahraga yang bisa orang tua lakukan bersama anak. 

5. Sepak Bola atau Lempar Bola

Menggunakan objek bola sebagai sarana untuk berolahraga juga dinilai efektif untuk membuat anak semakin aktif. Lempar bola plastik lalu ditangkap kemudian bergantian ternyata dapat menghasilkan keringat. Tentunya melempar bola atau sepak bola bisa dilakukan antara orang tua dan anak. 

Itulah tadi beberapa rekomendasi olahraga ringan yang bisa dilakukan oleh anak dan orang tua. Lagi-lagi yang perlu diperhatikan, orang tua harus tetap mengawasi dan menyediakan keperluan peralatan keamanan untuk berolahraga. Tujuannya untuk keamanan dan kenyamanan anak maupun orang tua. 

Memperhatikan waktu kegiatan dan kondisi fisik saat akan berkegiatan juga sangat penting. Semisal badan kurang vit, atau cuaca kurang mendukung sebaiknya tidak perlu memaksakan kegiatan olahraga. Terlebih kegiatan olahraga di luar ruang. 

READ  Aji Santoso: Legenda Hidup Dua Klub Sarat Rivalitas

Disamping itu selain rutin olahraga, anak juga masih memerlukan kebiasaan makan tepat waktu, istirahat yang cukup, dan mengkonsumsi sayur-mayur, buah-buahan serta multivitamin. Tujuan untuk merangsang fungsi anggota tubuh dan tumbuh kembang anak. 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait