Dewangga, Bek Timnas Indonesia yang Menepis Peluang Kemenangan Final Piala AFF 2020

Dipublikasikan oleh Anneke Puteri
Reading Time: 3 minutes
Dewangga, Timnas Indonesia, AFF Suzuki Cup, Thailand

Sumber: Tribunnews. Alfeandra Dewangga Bek Timnas Indonesia.

Umpanbalik.id – Performa Dewangga di malam final leg pertama AFF Suzuki Cup mendapat reaksi kekecewaan dari penonton Indonesia. Malam ini harusnya Indonesia berbangga hati karena telah berhasil kembali masuk ke final AFF Suzuki Cup untuk kesekian kalinya. Namun, ternyata perolehan 0-4 menjadikan malam ini bukan malam yang menyenangkan. Dewangga, yang punya kesempatan emas untuk melakukan serangan balik, masih gagal menembus gawang Thailand.

Shin Tae Yong memberikan posisi bek tengah Timnas Indonesia untuk Dewangga. Tujuannya tentu untuk menghalau pergerakan lawan dan menjadi gerbang untuk kesebelasan. Ketika diberi kesempatan untuk bermain di Piala AFF Suzuki Cup, Dewangga sempat mengutarakan kalau ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk Indonesia. Berbagai persiapan dan kondisi terbaik telah disiapkan olehnya.

“Yang pasti saya sangat bersyukur bisa membantu atau berkontribusi untuk Timnas Indonesia pertama kali di Piala AFF. Harapan untuk final, saya pasti akan memberikan yang terbaik untuk Timnas Indonesia dan berharap bisa membawa Indonesia juara untuk pertama kalinya,” ungkap Dewangga saat melontarkan harapannya, dikutip dari Bola.okezone.com

Namun sayang, cita-citanya tersebut seperti dipatahkan oleh realita pada malam ini. Remaja berusia 19 tahun ini harus jadi pelampiasan kekecewaan karena menendang bola terlalu tinggi ketika sudah berada tepat di depan gawang Thailand. Shin Tae Yong, pelatih yang selalu berdiri di pinggir lapangan terlihat menghela nafas ketika tahu kesempatan Indonesia telah tersingkirkan di menit ke 40 itu.

Tendangan tinggi Dewangga ini sudah sering bahkan dilakukan lebih dari satu kali. Pada pertandingan sebelumnya, penggemar sepak bola pun telah menyadari jika Dewangga terlalu tinggi menendang sebuah bola. Tendangan Dewangga pun jadi trending di Twitter dengan jumlah perolehan tweet yang mencapai 20 ribu. Namun bukan hanya ucapan kekecewaan saja yang muncul dalam trending itu, tapi netizen Indonesia juga membuat lelucon karena tendangan Dewangga yang dianggap terbang jauh yang diperkirakan telah sampai di Kota Depok.

READ  Turnamen Piala AFF: 6 Kali Final dan Belum Pernah Juara, Indonesia Spesialis Runner Up

Alasan Shin Tae Yong Mengambil Dewangga untuk AFF Suzuki Cup

Keputusan cerdik dari Shin Tae Yong memang sedang di elu-elukan saat ini. Karena, Shin Tae Yong berani menggunakan banyak pemain muda untuk Skuad Garuda. Tujuannya untuk menambah pondasi kuat di dalam Timnas Indonesia.  Shin Tae Yong tidak ingin hanya mengandalkan pengalaman pemain lama, tapi ia juga ingin membuat pemain muda memiliki potensi besar untuk bertanding di skala internasional. Dewangga dinilai memiliki kepribadian yang tenang ketika berada di atas lapangan dan mampu memberi umpan dengan cerdik kepada lawan ketika akan membuat serangan.

Pemilihan Dewangga untuk Timnas Indonesia membuahkan hasil nyata untuk Indonesia. Nama Dewangga masuk ke nominasi bek terbaik di fase grup Piala AFF 2020 bersama dengan nominee lain dari Thailand, Singapura, dan Filipina. Shin Tae Yong selalu menaruh Dewangga di pertahanan Indonesia saat melawan Laos, Kamboja, Vietnam, dan Malaysia. Meski sempat terkecoh saat melawan Laos dan Kamboja, Dewangga mampu membalas performa tersebut di laga selanjutnya.

Performa terbaik Dewangga muncul ketika Indonesia harus bertahan melawan Vietnam. Selama 90 menit di atas lapangan, Dewangga memainkan peran penting untuk menahan gol dari Vietnam. Gerakan defensif dari Dewangga ini membuatnya digelari sebagai Man of The Match dalam laga Indonesia vs Vietnam waktu itu.

Perjalanan Karir Dewangga

Alfeandra Dewangga Santosa telah menekuni sepak bola sejak ia menduduki bangku sekolah dasar. Ia juga bergabung ke Sekolah Sepak Bola SSS Semarang. Lalu, pada tahun 2019, Dewangga masuk dalam akademi muda PSIS Semarang dan melakukan debut pertamanya di atas lapangan hijau dalam pertandingan Liga 1 melawan Persela Lamongan pada Maret 2020 lalu. Dilansir dari Bola.com, Dewangga juga telah mengumpulkan tiga caps dengan tim nasional senior Indonesia.

READ  Ukun Rukaendi: Karir Cemerlang Pria Garut dengan Kaki Kanan Kecilnya

Pemain kelahiran 28 Juni 2001 ini baru menginjak usia 20 tahun dan masih memiliki perjalanan karir yang sangat panjang di dunia sepak bola. Walaupun performanya malam ini tidak dapat membantu Indonesia, setidaknya Alfeandra Dewangga telah berjuang semaksimal mungkin untuk menerbangkan Skuad Garuda ke tempat yang lebih tinggi lagi.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait