Lima Pemain Bersinar di Kejuaraan BWF World Championship 2021

Dipublikasikan oleh Ulfah Hasanah
Reading Time: 4 minutes

Umpanbalik.id – Tahun ini ada yang berbeda dari biasanya di kejuaraan BWF World Championship 2021 atau kejuaraan dunia bulutangkis 2021. Di mana banyak sekali para atlet top memilih mengundurkan diri di saat-saat turnamen hendak dimulai, termasuk para atlet badminton Indonesia yang mengumumkan mengundurkan diri melalui akun Instagram Badminton.ina.

Dikutip dari BWF News, pihak BWF kecewa dengan keputusan PBSI dan menyayangkan penarikan itu dilakukan usai pengundian, ditambah para atlet top seperti Kento Momota perwakilan Jepang dan Carolina Marin sebagai pebulutangkis perwakilan tuan rumah harus mengundurkan diri karena cedera dan sedang dalam masa pemulihan. 

Meski banyak pemain top yang mengundurkan diri, pihak BWF tetap fokus dengan kejuaraan yang berlangsung di Huelva, Spanyol. Kejuaraan pun tetap berjalan dengan baik bahkan memberikan banyak kejutan. 

Para peraih gelar juara turnamen BWF World Championship 2021 bisa dibilang mengejutkan dan tidak terprediksi. Dari kelima juara BWF, ada empat sektor yang menjadi juara merupakan nama baru yang belum pernah menjuarai kejuaraan BWF World Championship sebelumnya kecuali pasangan ganda campuran China  Chen Qingchen/Jia Yifan yang sebelumnya pernah mendapat gelar juara BWF World Championship 2017.

Berikut adalah kelima nama yang bersinar di kejuaraan BWF World Championship dan meraih gelar juara. Serta cerita baru yang dikutip dari laman BWF World Championship

1. Loh Kean Yew Membuat Sejarah Baru untuk Badminton Singapura

Sumber: BWF, Loh Kean Yew setelah memenangkan Kejuaraan Dunia Badminton 2021.

Pemain tunggal Singapura Loh Kean Yew yang tidak pernah dipertimbangkan namanya di liga elit badminton berhasil menjadi juara dan membuat sejarah baru bagi badminton Singapura. 

READ  Matt Stutzman dan Kaki Piawainya

Seperti yang dikutip dari BWF, Loh Kean Yew mulai dipertimbangkan semenjak dia berhasil menjadi runner up di Indonesia Open, pandangan orang-orang setelah itu kepada Loh Kean Yew menjadi lebih baik dan dia terus memperlihatkan permainan yang baik dengan memenangkan lima pertandingan tanpa kehilangan satu pertandingan pun. Saat ini Loh Kean Yew menduduki rangking ke 15 dunia mengikuti 25 turnamen dengan poin 63.964. Kita akan melihat kedepannya apakah Loh kean Yew akan tetap bisa menirukan kesuksesannya di Huelva, Spanyol.

2. Karir Terbaik Akane Yamaguchi Pasca Olimpiade Tokyo

Sumber: BWF, Kemenangan Akane Yamaguchi Pasca Olimpiade Tokyo menjadi Karir Terbaiknya

“Setelah Tokyo, saya pikir saya akan memulai dari nol,” kata Akane Yamaguchi setelah memenangkan Denmark Open dikutip dari laman BWF.

Akane kembali kelapangan dengan tekad yang kuat untuk bangkit dari kekecewaannya di Tokyo saat menjadi tuan rumah, Akane terus memperlihatkan hasil yang bagus di pertandingan Eropa dan Bali. Saat pertandingan di Huelva, Spanyol turnamen kedelapan yang dia ikuti berturut-turut, Akane tidak memperlihatkan tanda-tanda kelelahan dan berhasil meraih gelar terbesar dalam karirnya. 

Akane memenangkan putaran di Huelva, dan penggemar bulutangkis terpaku dengan bagaimana persaingan berkembang selama beberapa bulan ke depan. Saat ini Akane Yamaguchi menduduki peringkat kedua dunia mengikuti 31 turnamen dengan poin 105.149.

3. Chen Qing Chen/Jia Yi Fan Rebut Kembali Gelar Juara Setelah Mengalahkan Juara Bertahan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara

Sumber: BWF. Chen Qing Chen/Jia Yi Fan Rebut kembali gelar Juara BWF World Championship.

Keunggulan pasangan ganda putri China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan di Huelva tidak terbantahkan. Kekalahan Chen/Jia di Olimpiade menjadikan cambukan semangat bagi mereka untuk meningkatkan kemampuan. 

READ  Shin Tae Yong: Pesona Ahjussi Pelatih TIMNAS

Chen Qing Chen/Jia Yi Fan berhasil meraih kembali gelar juara BWF World Championship setelah terakhir kali mereka berhasil menjadi juara di tahun 2017. Gelar juara yang direbut oleh Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara pada tahun 2018-2019 kini berhasil direbut kembali oleh Chen Qing Chen/Jia Yi Fan pasangan ganda putri China. Chen Qing Chen/Jia Yi Fan pada saat ini menduduki peringkat pertama dunia mengikuti 23 turnamen dengan poin 105.578.

Badminton China mempunyai kekuatan yang tak terbendungkan untuk saat ini.   

4. Takuro Hoki/Yugo Kobayashi Ganda Jepang yang Semakin Melesat

Sumber: BWF. Takuro Hoki/Yugo Kobayashi Ganda Jepang yang semakin melesat.

Penampilan yang mengejutkan bagi semua orang, Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi menunjukkan keunggulannya dengan penampilan luar biasa selama leg Eropa dan di Bali. 

Ketika Jepang kehilangan tiga pemain ganda putra yang paling berprestasi setelah Olimpiade Tokyo 2020, itu menjadi waktu yang lama bagi tim Jepang di kategori putra dan mengingat kenangan pahit atas kekecewaan mereka yang kalah di kandang mereka sendiri. Siapa sangka di tahun 2021 yang dikira akan menjadi tahun yang  suram untuk badminton Jepang, malah ditutup dengan catatan yang mempesona dari Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dengan kemenangan-kemenangan yang beruntun. Saat ini Takuro Hoki/Yugo Kobayashi menduduki peringkat empat dunia mengikuti 28 turnamen dengan poin 97.882.

5. Stamina Bass/Popor yang Luar Biasa

Sumber: BWF. Stamina Bass/Popor yang mengikuti banyaknya turnamen berturut-turut tidak menghalangi mereka meraih gelar juara BWF World Championship.

Banyaknya pertandingan yang dilakukan pasangan ganda campuran Thailand Dechapol Puavaranukroh dan Sapsiree Taerattanachai dan memenangkan beberapa turnamen di pekan terakhir membuat kemenangan mereka di Kejuaraan Dunia menjadi pencapaian yang mengejutkan.

READ  Thomas Cup 2020: Ginting Kalah, Kevin/Marcus Samakan Poin untuk Tim Indonesia

Konsistensi mereka begitu menonjol, mulai dari sapuan Asian Leg tiga event di Bangkok, Bali Leg di Indonesia, serta Hylo Open, dan tahun 2021 yang ditutup dengan emas Kejuaraan Dunia.

Kemenangan beruntun tersebut adalah rekor yang perlu ditaklukkan. Sebagai pasangan Thailand pertama yang memenangkan emas Kejuaraan Dunia, Bass/Popor telah menetapkan rekor, dengan janji akan lebih banyak kemenangan lagi di turnamen yang akan datang. Saat ini Bass/Popor menduduki peringkat pertama dunia mengikuti 30 turnamen dengan poin 115.400. 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait