Melihat Kemeriahan Kejurkot Lari Estafet Tingkat Pelajar se-Kota Malang

Dipublikasikan oleh Muhammad Khoiruzzein
Reading Time: < 1 minute

Umpanbalik.idDinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (DISPORAPAR) Kota Malang sukses menggelar Kejuaraan Kota lari estafet tingkat pelajar tingkat SMP dan SMA se-kota Malang. Acara yang digelar Minggu (7/11/2021) kemarin ini diikuti kurang lebih sebanyak 30 sekolah yang terbagi ke dalam 105 tim. 

Dibuka langsung oleh Ketua Disporapar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, perlombaan lari estafet ini terbagi menjadi beberapa kategori yang didasarkan pada tingkat pendidikan. Untuk pelajar SMP/MTs diadakan lomba lari estafet 4x100m kategori putra dan putri. Sedangkan tingkat SMA lomba lari estafet yang ditandingkan berjarak 4x400m kategori putra dan putri.

Antusiasme tak hanya ditunjukkan oleh para pelari saja, orang tua dan juga pendamping dari sekolah pun menunjukkan antusiasnya ketika perlombaan sedang berlangsung. Farid, salah satu pendamping dari pelari pun mengatakan persiapan yang dilakukan untuk perlombaan ini tidak main-main.

“Persiapan yang dilakukan hampir satu bulan kita lakukan dengan porsi latihan satu minggu empat kali dengan intensitas ringan, sedang, tinggi dan rendah lagi,” ujar Farid kepada Umpanbalik.

Upacara pembukaan Kejurkot Lari Estafet se-Kota Malang.
Sambutan langsung oleh Ketua Disporapar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni.
Bersiap! Bendera merah pengawas pertandingan sudah mulai dikibarkan.
Para pelari mulai memasuki lintasan dengan didampingi pengawas pertandingan yang bertugas.
Konsentrasi! Para pelari pertama memulai ancang-ancang untuk berlari.
Hap, lompatan pertama para pelari sebagai pertanda balap lari sudah dimulai.
Sigap! Tim Medis yang selalu berjaga saat ada pelari yang mengalami cedera.
Para pelari yang merasa kelelahan setelah pertandingan usai.
Tak mau kalah, para pelari wanita juga bersiap untuk memulai balapan.
Tongkat Estafet diberikan, giliran pelari selanjutnya yang memulai balapan.
Pelari kedua yang bersiap menerima tongkat estafet dari temannya.
Full support dari teman, keluarga dan pendamping dari sekolah.
Pelari yang cedera langsung ditandu untuk mendapatkan perawatan dari tim medis.
Persaingan hanya ada di lintasan, setelah itu semua tetap berkawan.
Tidak ada kata menyerah sebelum melewati garis finish.
Previous
Next
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait