Lupakan Kekalahan, Novak Djokovic Berhasil Genggam Gelar di Paris Masters 2021

Dipublikasikan oleh Anneke Puteri
Reading Time: 3 minutes

Sumber: Thibault Camus/AP. Novak Djokovic memenangkan Rolex Paris Masters.

Umpanbalik.idBermain di Paris Masters jadi momen mendebarkan bagi petenis Novak Djokovic. Tahun ini dijadikan Novak Djokovic sebagai ladang untuk terus belajar menjadi petenis profesional yang handal. Padahal, gelar ranking petenis nomor satu dunia telah digenggamnya. Namun, realita masih menginginkan kerja kerasnya. Setelah gagal mendapatkan gelar di kompetisi US Open, Paris Masters jadi harapan besar untuk dirinya agar memperpanjang rekor dunia.

Kesempatan kompetisi Paris Masters Sabtu lalu berhasil menuntaskan harapannya. Akhirnya, dia bisa kembali menjuarai kompetisi setelah melawan pertandingan dengan Daniil Medvedev. Paris jadi tempat baru dalam sematan gelarnya. Akhirnya, Novak Djokovic berhasil kembali tersenyum lega di akhir pertandingan. Sama seperti dalam Tweet-nya ketika baru mendarat di Paris, “All smiles back here in this beautiful place.” 

Menurut Novak Djokovic, kompetisi di Paris Masters lebih dari sekadar kompetisi. Dihadiri oleh keluarga kecilnya, Djokovic merasa energinya terisi penuh. Dengan energi itu, ia bermain semaksimal mungkin demi hadiah yang bisa diberikan kepada keluarganya. Pemain tunggal Tenis dari Serbia ini menduduki posisi teratas tunggal pria mengungguli Pete Sampras yang enam kali berada di puncak peringkat pertama dunia.

Ketika berada di semifinal Paris Masters, Djokovic harus berusaha sekuat tenaga untuk menekuk lawannya, Hubert Hurkacz. Setelah berhasil, Djokovic harus berhadapan dengan Daniil Medvedev. Pertandingan berjalan dengan cukup sengit dengan perolehan skor yang sangat tipis. Tercatat sudah sembilan kali Novak Djokovic berkompetisi dengan Daniil Medvedev. Kemenangan kali ini menjadi kemenangan keenam kali Djokovic atas Medvedev.

READ  Terinspirasi dari Jurassic Park, Reebok Tampil Bertema Dinosaurus

Gelas Masters ini berhasil diraih Djokovic kembali setelah tujuh musim tak memenangkan gelar. “Saya menganggap diri saya seorang pelajar olahraga, dan saya sangat menghormati dan mengagumi semua juara masa lalu yang membuka jalan bagi saya, dan semua generasi yang bermain tenis sekarang,” ujar Djokovic kepada Reuters dikutip dari Sport.Tempo.

Tentunya beberapa bintang tunggal petenis pria lain adalah Roger Federer, Rafael Nadal, dan beberapa petenis lain yang telah menjadi teman baik sekaligus rival terberat bagi Novak Djokovic. Seperti yang ditulis Sport.Tempo, pada Grand Slam ke-21 di Flushing Meadows, rekor gelar tunggal dimenangkan oleh Daniil Medvedev. Lalu, saat ini posisi terbalik.

Pada awal permainan, Djokovic melakukan beberapa kesalahan yang membuat Daniil melakukan break pada gim. Namun, dalam waktu sebentar, Djokovic menyamakan poin menjadi 2-2, dan Daniil masih terus mencuri servis menggunakan pukulan backhand di depan net, yang membuat perolehan Daniil unggul 4-3.

Setelah itu, Daniil menahan dua kali servis yang berhasil mengantongi set pertama ketika Djokovic melakukan reli panjang.

Pada set kedua, Novak Djokovic semakin menggencarkan permainannya dengan membalikkan keadaan dengan unggul skor 3-1 ketika Daniil melakukan pukulan backhand ke net. Pada breakpoint, Djokovic lagi-lagi menyelamatkan kedudukannya. Dengan skor 5-3, akhirnya Djokovic membawa pertandingan menjadi set penentuan di set poin ketiganya.

Pertandingan berjalan, dan beberapa kali Daniil melakukan beberapa kesalahan yang memberi kesempatan bagi Djokovic untuk mematahkan servis dengan skor 3-2. 

Petenis Rusia, Daniil, telah diberi banyak ruang oleh Djokovic, namun sayang, energinya perlahan mulai habis di gim berikutnya. Daniil juga mengaku sempat terganggu akibat salah satu penonton yang membuat kegaduhan. Yang mana, pada pertandingan tenis, memang ada peraturan tersirat tentang mengapa penonton harus diam, kecuali pada beberapa momen tertentu.

READ  Guide Runner, Si Pendamping Atlet Lari Tunanetra

“Saya marah karena ini adalah momen krusial yang kita tahu melawan Novak sudah cukup sulit untuk bangkit dari skor ini. Kegaduhan itu dilakukan ketika saya melakukan lemparan. Penonton itu berasal dari Serbia. Saya harap dia tidak menonton tenis lagi,” ucap Daniil Medvedev mengungkapkan kekesalannya dikutip dari Suara.com.

Meski begitu, Daniil Medvedev tetap memberi ucapan selamat kepada Novak Djokovic. “Tough match today. I fought to the end. Congrats to Novak Djokovic on the win and year end ranking. I keep working to the end.”

Senada dengan itu, Novak Djokovic pun juga melontarkan pujiannya tentang kegigihan Daniil Medvedev dan mengaku menghargainya karena sifat Daniil yang sangat baik. 

Paris Masters telah menutup pertandingan sengit antara dua orang pemain tenis profesional ini. Beberapa waktu lalu, di US Open, kemenangan memang berada di tangan Daniil Medvedev. Namun kali ini, setelah berada dalam patah hati terbesar kalah di US Open, Novak Djokovic membalik keadaan dengan memenangkan gelar Paris Masters.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait