Drama Menuju Final Piala Thomas Cup 2020

Dipublikasikan oleh Olivia Annisa
Reading Time: 2 minutes

Umpanbalik.idTim Badminton Indonesia akhirnya kembali mampu menduduki partai puncak setelah meninggalkan Tim Badminton Denmark dengan poin 3-1. Dua poin ini disumbangkan oleh ganda putra Indonesia dan satu dari tunggal putra Indonesia. Meski permainan awalan dari Ginting gagal menyumbang poin menuju final, lantaran performa dari tunggal putra unggulan Denmark, Axelsen yang tampil dengan matang dapat membaca permainan lawan. Sehingga Ginting harus tumbang di dua set permainan. Meskipun begitu, harapan muncul pada Jonatan Christie sebagai pembuka pintu final Piala Thomas Cup 2020. Namun, drama menuju final tetap tersajikan dari Tim Merah Putih maupun Tim lawan, berikut kisahnya:

1. The Minions tampak sudah move on bangkit dari laga sebelumnya

Kevin Sanjaya/Marcus Gideon sempat mendapatkan perlawanan sengit dari ganda putra unggulan Denmark. Meski ganda putra Denmark ini sering kali tampak kewalahan menyambut pukulan cepat dari dua Minions, mau tak mau pasangan Denmark harus puas dengan permainan. 

Tampaknya di sini Minions sudah berhasil menemukan titik kebangkitannya lagi dengan mengungguli permulaan menuju final piala Thomas Cup 2020.

2. Jonatan Christie harapan terakhir di match ke-3

Banyak penonton yang optimis Jojo bisa memenangkan partai ke-3, tanpa menilai permainan hebat Shesar Rhustavito, akan terasa berat bila ia harus diekspektasikan melawan partai ke-5. Sehingga banyak yang berharap Jojo bermain apik dan tak ‘selemas’ saat seperti bermain berhadapan dengan Malaysia.

Menakjubkan, Jojo saat itu juga tampil dengan semangat, akurat, dan melakukan ‘smash’ dengan sanggar. Di set kedua Jojo sepertinya menurunkan tempo permainan, Jojo terlihat banyak meladeni permainan penempatan bola dari lawan. Ternyata ini adalah strateginya, di match ketiga Antonsen terlihat mulai lelah menghadapi permainan Jojo. Sampai-sampai Antonsen dinilai mengulur waktu permainan dan menyebabkan dirinya mendapat kartu kuning.

READ  Anthony Ginting Lolos Semifinal, Kepak Sayap Garuda Masih Terbang di Tokyo

Permainan pun berakhir dengan smash Antonsen yang keluar lapangan. Hingga Indonesia dinyatakan pantas memasuki Final Piala Thomas Cup 2020.

3. Selebrasi joget balasan dari Fajar/Rian untuk Ganda Putra Legenda Denmark Mathias Boe

Di pertandingan keempat, Fajar/Rian dipercaya turun melengkapi kemenangan menuju Final Piala Thomas Cup 2020. Fajar/Rian berhasil menuntaskan permainan dengan tenang namun cepat. Sontak saat itu Fajar mengeluarkan selebrasi joget yang sama hal nya yang dilakukan legenda ganda putra Denmark Mathias Boe saat mengalahkan Fajar/Rian di ajang Indonesia Open 2017.

Hmm… emang nggak mau kalah tengil, ya?

Nah itu tadi Sobat Sport drama yang berhasil kita tangkap dari permainan Indonesia vs Denmark Menuju final Piala Thomas Cup. Lantas gimana nih menurut Sobat Sport menanggapi kemenangan Indonesia atas China semalam?

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait