Emma Raducanu vs Leylah Fernandez, Siapa yang Akan Jadi Pemenang di Final US Open 2021?

Dipublikasikan oleh Anneke Puteri
Reading Time: 2 minutes

Umpanbalik.idMampu mengejutkan banyak orang, performa dua petenis remaja profesional ini berhasil menaklukkan sejarah. Tidak pernah diprediksi akan maju sampai ke final, Emma Raducanu (18) dan Leylah Fernandez (19) akan bertanding di US Open 2021. Tunggal putri ini akan bertanding di Stadion Arthur pada Minggu (11/09) dini hari nanti. 

Performa Emma Raducanu dan Leylah Fernandez di Semifinal US Open 2021

Emma Raducanu jadi first qualifier tunggal putri pertama yang maju ke kejuaraan Grand Slam setelah mengalahkan Maria Sakkari di semifinal Jumat pagi. Walaupun Raducanu menghadapi Maria Sakkari yang merupakan petenis unggulan 17, ia mampu bermain dengan mudah dengan menaklukkan dua set langsung 6-1, 6-4. 

Seperti yang ditulis ESPN UK, Emma Raducanu juga menjadi Finalis Grand Slam termuda sejak 62 tahun taerakhir. Ketika beradu di semifinal dengan Maria Sakkari, sejak awal permainan Raducanu sangat mendominasi lawannya untuk mencetak poin. Dua kali pukulan ace diluncurkan Raducanu tanpa melakukan kesalahan. 

Pada set kedua, Sakkari melakukan perlawanan sengit untuk menciptakan poin. Namun, Raducanu bergerak dengan cepat untuk menyalip poin yang telah direbutnya, dan ia berhasil mengungguli permainan dari segi net. Ketika Raducanu bergerak dengan sangat cepat, Sakkari malah melakukan banyak kesalahan yang merugikan dirinya sendiri. Total ada sebanyak 16 kesalahan yang dilakukannya. Karena itu, Raducanu berhasil menempati babak final.

Ketika post-interview pertandingan, komentator Patrick McEnroe memuji performa dari Emma Raducanu. Menanggapi hal tersebut, ia mengungkapkan rasa bahagianya, “Sebenarnya, waktu yang saya habiskan di New York berjalan dengan sangat cepat. Saya hanya berlatih setiap hari di sini, dan siapa sangka, tiga minggu kemudian saya telah berada di final. Saya benar-benar tidak menyangka.”

READ  Sempat Gagal Mendarat, Rombongan Indonesia Tiba dengan Selamat di Finlandia

Dengan keberuntungan itu, Leylah Fernandez lah yang akan menjadi lawan dari Emma Raducanu. Dilansir dari CNN Indonesia, Leylah Fernandez mampu mengalahkan Aryna Sabalenka lewat pertarungan tiga set, 7-6, 4-6, 6-4. Permainan mereka memang diwarnai dengan beberapa kesalahan, namun Leylah berhasil melaju ke babak final.

Walaupun Leylah Fernandez tidak diprediksi sampai ke babak final, nyatanya kekuatan petenis ini juga jadi tantangan besar bagi Emma Raducanu. Kemenangannya di semifinal jadi kemenangan beruntun setelah mengalahkan beberapa bintang tenis ternama, seperti Naomi Osaka, Elina Svitolina, dan Angelique Kerber.

Leylah Fernandez meluapkan kebahagiaannya di interview. “Sudah bertahun-tahun kerja keras, air mata, dan pengorbanan saya di lapangan. Saya hanya ingin berada di final. Saya benar-benar berjuang untuk setiap poin. Aryna berjuang untuk hal yang sama, dan saya tidak tahu bagaimana saya mendapat poin terakhir itu. Tetapi saya senang berada di final,” ungkap Leylah Fernandez dikutip dari Fox Sports.

Prediksi Kemenangan Final US Open 2021

Kejutan dua remaja ini dibandingan dengan permainan dari tunggal putra. Jika tunggal pria juaranya selalu di dominasi dengan kemenangan beruntun seperti Novak Djokovic atau Rafael Nadal, tunggal putri sebaliknya. Semenjak Serena Williams meredup, persaingan tunggal putri sangat terbuka lebar. Seperti yang terjadi saat ini, bahkan unseeded player pun mampu mengalahkan top player. 

Ketika berada di atas lapangan, keduanya dikenal bermain dengan sangat tenang dan penuh strategi. Dua remaja yang lahir di Kanada ini bahkan menunjukkan sikap seperti ‘tidak peduli’ dengan satu sama lain. Hal itu diperlihatkan mereka ketika berada di interview.

Dikutip dari Sports NDTV, setelah mendapat pertanyaan apakah Leyla memerhatikan lawannya, ia menjawab, “Saya tidak peduli. Saya hanya ingin bermain di final secepatnya.” 

READ  Perbandingan Tiga Bintang Grand Slam Tenis Rafael Nadal, Roger Federer, dan Novak Djokovic

Senada dengan itu, Emma Raducanu juga berkata, “Saya tidak memikirkan siapapun selain diri saya sendiri.

Dengan perolehan skor di atas dan melihat bagaimana performa kedua remaja ini di semifinal, tampaknya kemenangan seimbang di tangan mereka. Dua-duanya menyabet sejarah dengan mencetak rekor sebagai pemain non unggulan yang mampu bersaing di era terbuka sejak 1968.

Kekuatan seimbang yang menarik, jadi daya tarik final US Open 2021. Besok, ketika berada di final, siapapun pemenangnya, keduanya telah menjadi bintang di hati para penggemarnya.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait