Kaleidoskop Figur Unik di Olimpiade Tokyo 2020

Dipublikasikan oleh Olivia Annisa
Reading Time: 3 minutes

Umpanbalik.id 10/08/2021 – Di ujung bergulirnya Olimpiade Tokyo 2020, tidak sedikit momen unik terekam oleh mata penonton. Mulai dari momen mengesankan sampai dengan momen perdebatan. Banyak juga atlet asing yang kini namanya terdengar menjulang. Ada juga momen tak terlupakan dimana Indonesia dihadiahkan emas oleh ganda putri bulu tangkis anak bangsa. Pertandingan di laga Olimpiade Tokyo 2020 menyajikan kisah-kisah perjuangan para atlet, seolah para penonton juga ikut bertanding dan memeriahkan olimpiade, meskipun terbatas oleh pandemi. Momen-momen yang berhasil direkam tersebut, kini menjadi topik pembahasan:

1.Emma McKeon menjadi atlet yang paling banyak mencetak medali

Atlet asal Australia, Emma Mckeon mendapatkan sebuah prestasi tinggi lantaran berhasil cetak sejarah dengan meraih tujuh medali di Olimpiade Tokyo 2020. Emma berhasil menunjukan penampilan gemilangnya sebagai atlet renang, Emma berhasil memperoleh empat medali emas dan tiga medali perunggu lewat pertandingan dengan nomor perseorangan dan tim. Medali emas pertamanya di Olimpiade Tokyo berhasil diraih dengan klasifikasi 100 meter gaya bebas putri dan Emma mencatat waktu keberhasilannya dengan 51,96 detik. Medali pertama membawanya menepati rekor olimpiade yang baru. Sementara itu Viva.co.id menyebut, medali perunggu diakhir, ia dapatkan dengan klasifikasi nomor 100 meter gaya kupu. 

https://www.instagram.com/p/CSIYYr_h9A0/?utm_medium=copy_link

2. Pemain Voli Brazil enggan lepas masker saat bertanding

Lucas Saatkamp dan Maurice Borges atlet tim putra voli memperlihatkan kekonsistenan dalam mematuhi aturan. Seperti yang dikutip dari Associated Press, atlet voli tersebut memiliki alasan tersendiri saat memutuskan menggunakan masker ketika bertanding. Lucas dan rekannya menjelaskan alasan mereka tetap menggunakan masker karena mereka tak ingin orang-orang disekitarnya terutama keluarga mereka terpapar virus Covid-19. “Satu-satunya alasan utama saya adalah demi melindungi diri sendiri dan keluarga saya, bukan semata-mata ingin menjadi panutan,” jelasnya dikutip dari merdeka.com. Ternyata jauh sebelum Olimpiade Tokyo 2020 dilaksanakan, Lucas pernah terpapar virus ini. Hal itulah yang mungkin menjadi alasannya untuk taat menggunakan protokol kesehatan di situasi apapun. Lucas juga mengatakan bahwa ia sama sekali tidak terganggu dengan masker yang ia kenakan saat bertanding.

READ  9 Film Olahraga Terbaik dan Memotivasi yang Diangkat dari Kisah Nyata

 

3. Kontroversi Chen Qing Chen yang mengumpat di Olimpiade Tokyo 2020

Atlet Ganda Putri bulu tangkis China, Chen Qing Chen menjadi perbincangan hangat penonton yang kesal melihat kebiasan berisiknya ketika bertanding. Pada laga pertandingan China Vs Korea Selatan menghasilkan kemarahan dari Warga Korsel, lantaran umpatan suara Chen dinilai mengganggu. Pernyataan Warga Korsel menimbulkan perselisihan dari netizen China dan Korsel. Korea Selatan ternyata mengajukan keberatan resmi kepada BWF mengenai permasalahan lontaran kata-kata kotor dari Chen. Chen diketahui sering berteriak dengan sengaja mengucap kata ‘Wacao’ atau ‘Cao’ yang mengandung arti ‘persetan’. Dilansir dari Indosport.com, kalimat-kalimat itu diteriaki Chen saat melawan ganda putri Korea Selatan, Kim So Yeong/Kong Hee Yong pada tanggal 27 Juli lalu. Hal ini kemudian ditanggapi BWF sebagai pelanggaran kode etik BWF tentang penggunaan kata yang tak pantas, direkam oleh umpire dan para penonton. Hingga menyulut pertikaian dari siber warga Tiongkok maupun Korea Selatan.

https://twitter.com/EileenEChang/status/1420255982832263176

4. Wajah lokal asal Indonesia jadi pelengkap Olimpiade Tokyo 2020

Wahyana dan Qomarul Lailah, sepertinya menjadi pelengkap laga pertandingan Olimpiade Tokyo 2020 yang disaksikan oleh mata Masyarakat Indonesia. Keduanya menghiasi posisi wasit bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020, keduanya juga memiliki latarbelakang sebagai guru. Wahyana merupakan guru olahraga di SMP 4 Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Wahyana dinobatkan sebagai wasit dalam pertandingan final ganda tunggal pada 1 Agustus lalu. Sementara Qomarul Lailah merupakan guru Bahasa Inggris di SDN Sawunggaling Surabaya. Baik Wahyana dan Qomarul Lailah memiliki hak sertifikasi Badminton World Federation level tertinggi dalam perwasitan bulu tangkis. Didengar oleh Menteri pendidikan dan Kebudayaan Ristek, menyelamati keduanya dengan rasa bangga, dan Nadiem Makarim juga menambahkan bahwa sosok kedua guru ini menjadi inspirasi untuk berkontribusi dalam ajang yang besar.

READ  Pelanggaran Paling Memorable dalam Dunia Sepak Bola

https://www.instagram.com/p/CSQrumqh98F/?utm_source=ig_embed&ig_rid=4b1fadf7-d7c6-42c1-b1cb-9eefc7811d16

Nah, itu dia Sobat Sport figur unik yang menghiasi laga pertandingan dunia Olimpiade Tokyo 2020. Kalau Sobat Sport paling terkesan dengan tokoh atlet atau wasit yang mana?

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait