Pedri: Bocah Super Sibuk, Andalan Baru Timnas Spanyol

Dipublikasikan oleh Muhammad Khoiruzzein
Reading Time: 3 minutes

Sumber: Getty Images/David Ramos, Pedri saat bermain bersama Barcelona

Umpanbalik.id, 25/07/2021 – Sebelum dikenalkan secara resmi oleh Barcelona, siapa yang mengenal Pedro Gonzalez Lopez alias Pedri? Mungkin tidak ada yang mengenali sosok bocah kelahiran tahun 2002 ini. Dirinya merupakan rekrutan Barcelona sejak 2019 lalu. Bermain apik, ia dipercaya penuh untuk menjadi andalan lini tengah Spanyol di Piala Eropa serta Olimpiade Tokyo 2020 sekarang.

Perjalanan Pedri untuk menjadi yang sekarang tidaklah mudah. Menurut data dari transfermarkt, setelah gabung bersama Barcelona, di tahun 2019 pula Pedri dipinjamkan ke klub lamanya. UD Las Palmas. Barulah pada pertengahan tahun 2020, Pedri resmi bergabung bersama tim Barcelona. Cerita unik datang dari Ronald Koeman pelatih baru Barcelona kala itu, Koeman sebagai pelatih baru Barcelona kabarnya tidak mengenal sang pemain, hingga diberitahu bahwa Pedri bermain sebanyak 30 kali di Segunda Division.

Mulai tertarik dengan pemain berusia 18 tahun ini, Koeman sadar bahwa gelandang muda miliknya ini memiliki bakat special mirip dengan permainan Andres Iniesta. Lini tengah Barcelona yang diisi pemain-pemain bintang seperti Frankie De Jong dan Pjanic pun harus berbagi tempat di tim inti Barcelona. Bahkan di musim 2020 lalu, Pedri hanya melewatkan satu pertandingan saja dari satu musim penuh bersama Barcelona.

Jendral Lini Tengah

Pemuda berkebangsaan Spanyol ini bermain sebagai gelandang tengah ataupun gelandang serang di klubnya Barcelona, sedangkan bersama Timnas Spanyol di gelaran Piala Eropa kemarin. Ia menempati pos gelandang tengah-kiri bertandem dengan Koke dan juga Busquets. Berusia masih muda, tenaganya ia habiskan untuk membantu serangan dengan membangun dari lini belakang dengan dribble dan juga passing yang menjadi andalannya

READ  Aksi Brutal di Liga 3, Injak Leher Pemain PPSM, Hanya Dapat Kartu Kuning

Selain itu, Pedri juga memiliki kemampuan dalam hal positioning. Hal ini sangat berguna bagi timnya karena ia sering lepas dari penjagaan lawan. Skill seperti ini cocok sekali untuk tim yang mengandalkan penguasaan bola dan rotasi yang cepat seperti Barcelona dan juga Timnas Spanyol.

Andalan Baru Timnas Spanyol

Usia baru menginjak 18 tahun, bermain regular sebagai pemain inti di klub besar seperti Barcelona, memiliki visi bermain yang bagus. Pelatih mana yang tidak tertarik untuk mendapatkan jasanya? Jose Enrique, pelatih Spanyol pun akhirnya membawa ia dalam skuad Piala Eropa 2020. Lagi-lagi penampilannya cukup memukau. Ia dipercaya menjadi jendral lapangan tengah La Furia Roja dalam semua laga hingga mencapai semifinal hingga akhirnya kalah melawan Italia yang kini menjadi juara Piala Eropa 2020.

Tidak hanya itu, belum lama berselang setelah mengikuti Piala Eropa 2020, Pedri kembali bergabung dengan skuad Spanyol dalam gelaran Olimpiade yang diselenggarakan di Tokyo 23 Juli hingga 8 Agustus mendatang. Dalam laga perdana Spanyol di Olimpiade, Pedri kembali tampil penuh satu laga saat melawan Mesir yang berkesudahan imbang tanpa gol itu. 

Diambang Cedera dan Kelelahan

Sebagai seorang atlet pastinya Pedri memiliki fisik yang sangat kuat. Tetapi, meskipun begitu lumrahnya seorang manusia pastinya juga memiliki rasa lelah. Seperti dilansir dari bolaskor.com, Pedri telah bermain nonstop baik untuk Barcelona, Timnas Spanyol dan juga tim Spanyol di Olimpiade sekarang. Dari data yang telah dicatat, ia bermain sebanyak 66 pertandingan dari 321 hari yang berarti ia memiliki rata-rata satu pertandingan setiap 5 hari semenjak September 2020 lalu. Tak hanya itu, selain bermain nonstop Pedri juga harus menempuh perjalanan yang tidak dekat. Selama membela Spanyol di Piala Eropa, ia harus terbang ke negara-negara seperti Denmark, Rusia, dan Inggris sebelum terbang menuju Tokyo untuk Olimpiade.

READ  Takeshi Kamura: Peringkat 6 Dunia Tak Tampil di Sudirman Cup, Ternyata Putuskan Gantung Raket

Hal ini pun diresahkan oleh pihak tim Barcelona. Pelatih Ronald Koeman pun meminta agar pihak Spanyol memberikan ia istirahat ketimbang harus tampil di Olimpiade Tokyo 2020.

“Pedri telah banyak bermain. Kami harus memberikan istirahat, semua orang membutuhkannya selama musim panas [Eropa],” ucap Koeman dilansir dari bolalob.com.

Beberapa hari terakhir, jagat maya juga digemparkan oleh viralnya cuplikan video yang memperlihatkan wajah Pedri yang tampak kelelahan. Itu terjadi saat sebelum kick-off spanyol melawan mesir Kamis (22/7/2021) lalu.

Di usianya yang masih 18 tahun, masa kejayaan Pedri pastinya masih panjang. Digadang-gadang menjadi penerus Iniesta di masa yang akan datang, membuat ia harus selalu tampil maksimal untuk mendapatkan jam terbang. Namun, menjaga fisik dengan istirahat yang cukup juga menjadi penunjang. Jangan kemudian hanya mementingkan kepopuleran malah menjadi bumerang. 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait