Novac Djokovic: Mengubur Mimpi Semata, Atau ‘Golden Slam’ Menjadi Nyata

Dipublikasikan oleh Defrico Saputra
Reading Time: 2 minutes

Foto: @rolandgarros, Djokovic Juara di Prancis Terbuka 2021.

Umpanbalik.id“Saya akan memesan penerbangan saya ke Tokyo,” begitu ungkapnya dalam satu unggahan di akun Twitter pribadinya. Bukan pergi berlibur, melainkan bertanding disaat musim panas menghibur.  Jumat (16/07/2020), unggahan yang berisi video call  bersama teman kecilnya “Koujiro”, memberikan semangat kecil yang berdampak besar bagi penggemarnya pada olimpiade musim panas di Tokyo. Demi menjaga peluang ‘Golden Slam’ nya, mau tidak mau ia harus mengambil bagian dalam ajang ini. Juara Wimbledon Novak Djokovic tengah memperjuangkan gelar ‘Golden Slam’ bagi karir nya. Jika seorang pemain memenangkan keempat Grand Slam dan satu Emas olimpiade selama kariernya, itu disebut Golden Slam. 

 Untuk mengukir sejarah dalam hidupnya, dia perlu memenangkan emas di Olimpiade Tokyo dan merebut gelar tunggal AS Terbuka pada bulan September untuk menjadi pemain pria pertama yang mencapai prestasi tersebut. Steffi Graf dari Jerman adalah satu-satunya pemain yang meraih ‘Golden Slam’, yang diraihnya pada tahun 1988. Mengutip dari tenis.skor.id, petenis 34 tahun tersebut merasa bahwa pengalamannya sebagai petenis profesional selama ini sangat membantunya untuk mencapai berbagai gelar bergengsi.

“Semuanya mungkin, tentu saja dalam kasus ini saya telah melewati perjalanan karier yang luar biasa. Saya bersama dengan banyak orang telah meraih berbagai hal yang awalnya dirasa tidak mungkin untuk dicapai,” ujar Novak Djokovic. Melihat jawaban dari seorang Novak Djokovic, menggambarkan rasa semangat dan ambisinya untuk mendapatkan gelar ‘Golden Slam’. Pengalaman yang banyak, juga kualitas tennis nya, membuat ia dan penggemarnya percaya bahwa ia akan mendapatkannya tahun itu. Di samping rasa optimisnya, ada hal menarik yang berdampak pada peluang kesempatan Novak Djokovic yang ingin meraih gelar ‘Golden Slam-nya’. Awal pekan ini, petenis nomor satu Inggris Johanna Konta dan Dan Evans mengundurkan diri dari Olimpiade karena tes positif Covid-19. Sementara legenda Swiss, Roger Federer dan pemenang ‘Grand Slam’ tiga kali Angelique Kerber juga mengundurkan diri. Ini akan membuka peluang besar bagi Novak Djokovic untuk meraih apa yang ia inginkan selama ini. Apakah Novak Djokovic sanggup mendapatkannya? Atau hanya mimpi semata?

READ  Perbandingan Tiga Bintang Grand Slam Tenis Rafael Nadal, Roger Federer, dan Novak Djokovic
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait