EURO 2020: Penjaga Gawang Andalan, Tempat Terakhir Sebuah Harapan

Dipublikasikan oleh Anneke Puteri
Reading Time: 3 minutes

Umpanbalik.idBeberapa saat setelah meriahnya pergelaran EURO 2020, sorak sorai dari penggemar ataupun pemeran masih belum kunjung mereda. Lazimnya seperti sebuah sejarah pada umumnya, ajang pertandingan ini masih ramai dibahas dan dikulik sebegitu antusiasnya. Sebuah kemenangan, kekalahan, kesedihan, atau kemanusiaan tercampur sangat erat dalam setiap proses yang ada di balik layar atau ketika di tengah gemerlap lapangan hijau. Tiap pemain dielukan oleh masing-masing penggemarnya. Di pinggir lapangan, ada seseorang spesial yang sedang merangkul banyak beban di dalam tangannya. Warna jersey yang berbeda, membuatnya menjadi spotlight dalam pertandingan.  

Selain Donnarumma yang namanya sudah berada di atas awan ketenaran, lantas, siapa saja kiper yang juga menjadi spotlight dalam sejarah EURO 2020?

1. Unai Simon

Sumber: Kompas.com. Unai Simon berhasil jadi pahlawan di timnya.

Sebuah kutukan seperti terus menempel pada kiper tim Spanyol, dimulai dari Iker Casillas yang melakukan blunder saat Piala Dunia 2014 ketika melawan Belanda. Seperti sebuah dejavu, Unai Simon juga melakukan blunder saat menghadapi Kroasia di babak 16 besar EURO 2020. Dilansir dari Kompas.com, Unai Simon dengan berat hati harus mengambil bola di gawangnya sendiri setelah gagal mencermati umpan back pass dari Pedri. Beruntungnya, kemenangan masih lebih kuat tertanam di Spanyol, yang pada akhirnya tim ini berhasil masuk ke babak 8 besar setelah mendapat skor 5-3.

Turnamen EURO 2020 masih terus berjalan dan nampaknya kutukan kekalahan perlahan mulai menghilang. Pada perempat final, Unai Simon mulai menunjukkan pesonanya karena berhasil mematahkan dua tendangan pemain Swiss yaitu Manuel Akanji dan Fabian Schaer. Berkat ini, Unai Simon berhasil menyematkan julukan Star of  Match pada dirinya. 

READ  Tak Mau Ulangi Kejadian All England, Tim Badminton Indonesia Latihan di Jepang

Setidaknya ia sudah mulai mengalahkan kutukan blunder yang dilakukannya ketika sedang bertanding dengan Kroasia. Hal itu ia tuturkan kepada UEFA saat konferensi pers pasca laga. “Adu penalti adalah sebuah lotre, tapi saya gembira bahwa kami bisa melakukan pekerjaan kami dan melaju ke babak berikutnya,” ujar Unai Simon yang dikutip dari Bola.com.

2. Kasper Schmeichel

Nama Kasper Schmeichel melambung ketika pria itu harus melawan tim Inggris, tempat karir profesionalnya sebagai kiper terbentuk. Sampai saat ini, Kasper Schmeichel mengubah dedikasinya kepada Denmark, tempat yang telah ia anggap sebagai rumahnya. Dilansir dari Kompas.com, prestasi gemilang yang diperoleh Kasper adalah ketika ia berhasil membawa Leicester sebagai juara piala FA pertama kalinya pada sejarah klub musim 2020-2021. Pencapaian tersebut membuat banyak kesuksesan sampai dirinya disebut sebagai salah satu goalkeeper terbaik di Eropa.

Pada konferensi pers EURO 2020, Kasper sempat jumawa ketika akan melawan Inggris. Namun kejumawaannya tersebut menjadi boomerang yang mengantarkannya kepada kekalahan. Tak terkecoh dengan lontaran Kasper, Inggris berhasil membalas Kasper dengan maju sampai ke babak final 2020.

https://twitter.com/Squawka/status/1412639010078531584

3. Jordan Pickford


Sumber: The Times. Jordan Pickford salah satu pahlawan penting milik Inggris.

Walau tidak mendapat Golden Glove, Jordan Pickford telah memiliki gelar clean sheet terbanyak selama EURO 2020. Dikutip dari Bola.Tempo, Pickford berhasil mempertahankan The Three Lions ketika melawan Kroasia, Skotlandia, Republik Ceko, Jerman, dan Ukraina. Pesaing terbesarnya yaitu Donnarumma hanya mencatat tiga clean sheet. 

Bukan tanpa alasan, Gareth Southgate memberi kepercayaan kepada Jordan karena pencapaiannya yang gemilang. Ketika melawan Jerman di babak 16 besar EURO 2020, Pickford mampu tiga penyelamatan yang berhasil membuat Inggris mampu melaju ke tahap selanjutnya. CNN Indonesia menjelaskan, Pickford berhasil menghalau tendangan Timo Werner yang mengarah ke sisi kanan dan dihalau oleh kaki Pickford. Pada babak kedua, Pickford juga berhasil menepis serangan dari Havertz yang berada di luar kotak penalti sambil melakukan aksi akrobatik.

READ  Olahraga Golf: Antara Gaya Hidup dan Harga Diri Kaum Papan Atas

4. Yann Sommer

Sumber: Insidesport. Yann Sommer menunjukkan permainan terbaik untuk Swiss.

Sommer pantas berbangga diri mengenai performanya selama turnamen EURO 2020 karena telah menjadi pelindung pertahanan bagi Swiss. Dilansir dari Bola.net, sampai di babak perempat final EURO, Sommer berhasil membuat 10 penyelamatan dalam 120 menit pertandingan. Ia berhasil menahan serangan dari Spanyol di adu penalti. Andai eksekutor penalti dari Swiss berhasil membobol pertahanan lawan, maka Swiss mampu maju ke tahap selanjutnya. Pada saat melawan Prancis di babak 16 besar, Sommer juga berhasil menghalau tendangan Kylian Mbappe, seorang eksekutor kelima Perancis.

Pada lima pertandingan yang dijalani Swiss di ajang EURO 2020, total 21 penyelamatan dilakukan oleh Sommer yang mana 16 diantaranya dilakukan dalam kotak penalti, dan sisanya di luar kotak penalti. “A tournament to remember for Sommer & Switzerland. They can be immensely proud,” tulis cuitan akun resmi EURO 2020.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait