Tak Mau Ulangi Kejadian All England, Tim Badminton Indonesia Latihan di Jepang

Dipublikasikan oleh Ulfah Hasanah
Reading Time: 3 minutes

Sumber: kompas.com. Pemain Indonesia dipaksa mundur di Olimpiade All England

Olimpiade Tokyo 2020 yang rencananya akan diadakan pada tanggal 24 Juli – 2 Agustus 2021 di Musashino Forest Sport Plaza. Dari delapan cabang olahraga yang akan mewakili Indonesia di Olimpiade, tim bulutangkis menjadi yang pertama datang ke Jepang seolah tidak mau mengulangi kejadian yang sama di olimpiade All England. Setelah sampai di Jepang, tim badminton Indonesia melakukan karantina selama 4 hari mengikuti peraturan ketat dari penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020. Dikutip dari tribunsport, ketua tim delegasi bulutangkis Indonesia mengatakan semua atlet dalam keadaan sehat. Setelah selesai melakukan karantina para atlet melakukan tes PCR dan hasilnya negatif.

Selama melakukan isolasi mandiri dilaporkan bahwa Jonatan Christie dan kawan-kawan tetap melakukan latihan mandiri di dalam kamar masing-masing sambil menunggu hasil tes Covid-19. Dikutip dari kompas.com,  pelatih fisik bulutangkis Indonesia Iwan Hermawan mengatakan bahwa selama para atlet melakukan isoman semua program latihan dibagikan dalam bentuk video. Iwan menjelaskan, “Karena tidak boleh ada kontak langsung satu sama lain semua latihan saya bagikan di grup dalam bentuk video instruksional. Jelasnya 

Sebelumnya para atlet Indonesia melalui akun instagram pribadi mereka JonatanchristieofficialSinisukanthony, Ahsan, Hendra, Kevin, Marcus, Greysila, Jordan, Melati, dan akun Instagram Badminton.ina pamit dan meminta restu kepada masyarakat Indonesia agar para atlet Indonesia nantinya bisa pulang membawa hasil yang maksimal di Olimpiade Tokyo 2020. 

Sekitar 10 hari sebelum pertandingan dimulai seluruh atlet Indonesia akan mengikuti training camp yang sudah direncanakan di prefektur kumamoto Jepang. Dikutip dari Instagram Badminton.ina, Eddy Prayitno selaku manajer tim bulu tangkis Indonesia sangat berterima kasih kepada pemerintah provinsi Kumamoto. Pemerintah dan warga Kumamoto antusias menyambut dan menerima para atlet Indonesia bahkan pemerintah Kumamoto pun memberikan fasilitas kepada tim Olimpiade Indonesia dengan sangat baik sehingga seluruh atlet merasa seperti di rumah sendiri. 

READ  Makna Selebrasi Para Bintang Sepakbola Dunia

Dan tim bulu tangkis Indonesia mulai memusatkan latihan setelah mengikuti prosedur protokol kesehatan pemerintah Jepang. Terutama para atlet ganda putra yang akan menghadapi lawan-lawan yang tangguh. Pengundian fase grup cabang bulutangkis yang dilakukan di National Badminton Center di Keynes, Inggris dan diumumkan BWF pada tangal 8 Juli Selaku Induk Bulutangkis dunia membuat pasangan kevin/ Marcus dan Ahsan/Hendra menghadapi lawan yang tangguh di awal babak penyisihan. Walaupun para atlet ganda putra Indonesia menduduki peringkat satu dan dua dunia, mereka tetap harus mewaspadai lawan-lawannya. Karena berdasarkan hasil undian para atlet ganda putra bulutangkis Indonesia tersebut tim Kevin Sanjaya dan Marcus Fernaldi masuk ke grup A bersama dengan Lee Yang/Wang Chi Lin ganda putra dari china, Lane/Vendy ganda putra dari Inggris dan Rankiredd/Shetty ganda putra dari India. Sedangkan tim Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan juga menghadapi lawan yang tanguh di grup D bersama dengan Aaron Chia/Soh Wooi Yik ganda putra dari Malaysia, Choi Solgyu/Seo Seungjae ganda putra dari Korea Selatan dan Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakuta ganda putra dari Kanada. 

Kevin dan Marcus patut waspada kepada musuh-musuhnya yang berada di grup A. Karena Kevin/Markus hampir tidak pernah bertanding di turnamen Internasional pada tahun 2021 ini, serta minimnya pertandingan yang dilakukan Kevin/Markus menjelang Olimpiade Tokyo 2020. Kevin/Markus harus waspada terutama pada pasangan ganda putra dari China karena catatan Lee/Wang yang berhasil menjuarai turnamen di Bangkok dan Thailand berturut-turut pada bulan Januari lalu. Sedangkan pasangan ganda putra dari Inggris dan India mereka memiliki catatan yang cukup baik dalam beberapa turnamen yang mereka ikuti menjelang pergi ke Tokyo. 

Ahsan dan Hendra menilai semua lawan menjadi berat karena bertanding di ajang multimedia sekelas olimpiade, dimana atlet non unggulan masih berpotensi mengalahkan atlet unggulan. Hendra juga menambahkan bahwa hasil undian atau drawing grup ganda putra cukup rata sehingga setiap grup ganda putra hasilnya tidak mudah untuk diprediksi siapa yang akan berhasil menjadi juara di sektor ganda putra.

READ  Highlight Top Smashes BWF World Championships 2021
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait