Donnarumma & CR7: Si Jago Tepis, dan Si Jago Cetak Gol

Dipublikasikan oleh Defrico Saputra
Reading Time: 3 minutes

Sumber:Twitter.com/Euro.com. CR7 dengan top skor, Donnarumma sebagai pemain terbaik.

Umpanbalik.idPencetak Angka dan penepis bola adalah orang-orang yang berjasa dalam sepak bola. EURO 2020 seakan menjadi saksi bagi keduanya. Siapa lagi kalau bukan Cristiano Ronaldo dan Donnarumma. Top skor dan pemain terbaik ini menjadi penentu bagi masing-masing negara nya. Melihat keduanya memiliki jobdesk yang berbeda, tak sedikit yang menyanjungnya sebagai pemain yang ahli di lapangan hijau. Sang Mega bintang CR7 sudah menjadi hal yang sakral dalam menjebol gawang lawan. Begitu pula dengan Donnarumma yang apik dalam penyelamatan bola, tuk mempertahankan gawang nya. Bagaimana cara mereka untuk mendapatkan gelar tersebut di EURO 2020?

 

Cristiano Ronaldo

Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo menjadi Top Skor dalam Euro 2020 dengan torehan lima gol nya. Ia mencetak 2 gol ke gawang Hungaria, 1 gol ke gawang Jerman, dan 2 gol ke gawang Prancis. Tak mau kalah, Patrik Schick (Penyerang Republik Ceko) juga menorehkan lima gol yang sama seperti CR7. Namun, Ronaldo pantas menjadi Top Skor karena assist terbaiknya waktu melawan Jerman dengan skor 2-4. Walaupun negaranya kalah, assist yang diciptakan Ronaldo adalah syarat untuk menentukan gelar top skor Piala Eropa jika ada dua pemain dengan jumlah gol sama.  Mengutip dari Tempo.co, dalam sesi wawancara, CR7 menyatakan bahwa disiplin untuk latihan adalah kuncinya. Ia selalu melakukan pemanasan yang baik dengan latihan kardio dan memutari lapangan sepak bola. Ini penting, untuk menghindari cedera. 

“Konsisten dengan hal serupa dalam latihan, walaupun hanya sekadar pemanasan di treadmill, jogging di gym atau bersepeda,” ujar Ronaldo. 

Selain itu, CR7 yang sudah menginjak usia diatas 30 tahun, tak pernah lelah untuk berlatih dengan intensitas yang tinggi. Menambah porsi latihan adalah caranya untuk menjadi pesepak bola dengan gelar yang ia raih selama ini.  

READ  FINAL EURO 2020: Inggris Berlutut, Italia Menari di Atas Rumput Hijau Stadion Wembley

Sprint adalah hal yang sering ia lakukan bersama teman-temannya ketika sedang berlatih, di gym maupun luar ruangan,” ujar Ronaldo. “Tambah porsinya, ketika Anda sanggup melakukannya.” 

 

Donnarumma

Sedangkan penjaga gawang Italia yang sukses menjadi pemain terbaik di EURO 2020 ialah Donnarumma.  Ia layak mendapatkan penghargaan itu setelah tampil epic semenjak fase grup. Lewat penyelamatannya yang gemilang, berdampak bagi negaranya (Italia) melaju hingga partai puncak. Peran Donnarumma yang sakral, terdapat pada kemenangan Italia di semifinal dan final melalui adu penalti. Ia melakukan dua penyelamatan penalti dalam sebuah drama menegangkan di Stadion Wembley, London, Senin (12/7/2021) dini hari WIB. Momen-momen yang diciptakan Donnarumma, membakar semangat Azzuri meraih trofi Piala Eropa kedua mereka. 

Mengutip dari espn.com, Donnarumma adalah satu satunya kiper pertama yang menjadi pemain terbaik di Piala Eropa. Mengukir sejarah, melalui tangan emasnya yang cermat dalam menepis bola, pasti menjadi kebanggaan tersendiri bagi Donnarumma.

“Performa sepanjang turnamen, secara individu maupun kolektif, menjadi pertimbangan dalam memilih pemenang. Dampak pemain terhadap performa tim, juga bermain dengan sikap positif dan rasa hormat, juga diperhitungkan,” bunyi pernyataan resmi UEFA.

Dalam sesi wawancara kepada ANSA, ia pernah mengeluarkan statement mengejutkan untuk Cristiano Ronaldo. Donnarumma menyatakan bahwa Ronaldo adalah penyerang yang berbeda ketimbang penyerang lainnya. 

“Saya telah menghadapi banyak striker hebat, tetapi Ronaldo selalu menjadi yang paling menyeramkan,” kata Donnarumma. 

Mengutip dari Jurnal tentang Somatotype dan Fisiologi Pemain Sepak Bola, bahwa menjadi pemain sepakbola profesional dibutuhkan kedisiplinan tingkat tinggi di luar lapangan maupun di dalam lapangan. Salah satu nya adalah berlatih dengan porsi yang sudah ditentukan. Karena tanpa hal tersebut maka tidak mungkin seorang pemain bisa mencapai potensinya. Ketahanan fisik yang dibentuk oleh program latihan, adalah hal yang menunjang para pemain sepak bola pada umumnya. Ini bisa menjadi modal utama untuk bisa menggiring dan menendang bola selama 90 menit waktu permainan. Tidak hanya itu, program latihan yang dibentuk secara disiplin, akan meminimalisir cedera pada saat bertanding. Latihan fisik yang tak bermodal pengalaman dan keahlian, bukan apa apa. Maka dari itu, mengasah keahlian dan menambah pengalaman juga menjadi faktor kuat untuk mengolah bola dan mencetak gol bagi seorang pemain sepak bola yang berkualitas. Cristiano Ronaldo dan Donnarumma adalah bukti nyata bagi kita semua. Mengonsep porsi berlatih, menjaga ketahanan fisik, membawa mereka berdua menjadi Top Skor dan pemain terbaik pada EURO 2020. 

READ  Pesepak Bola Butuh Mental Health yang Sehat Juga?
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait