Pro Kontra Standar Anthem Lagu yang Cocok untuk Sebuah Pertandingan

Dipublikasikan oleh Olivia Annisa
Reading Time: 4 minutes

Laga pertandingan EURO 2020 sudah berakhir, namun pasti ada hal yang membekas apalagi di sebuah pertandingan besar sekelas EURO. Kali ini isu hangat tak hanya datang dari lingkup pertandingan, klub, ataupun atlet. Uniknya hal yang menjadikan EURO trending topik tahun ini adalah polemik tentang pemutaran lagu di semifinal EURO 2020.

Berawal dari akun sosial media UEFA EURO 2020 yang mengunggah sistem voting pilihan dari netizen yang memilih empat kategori lagu. Empat lagu tersebut terdiri dari ‘Yeah’ milik Usher, ‘Bad Guy’ milik Billie Eilish, ‘Kill My Mind’ dari Louis Tomlinson dan ‘Butter’ milik boyband Korea Selatan BTS. Voting dibuka pada tanggal 2 Juli lalu, dari sistem voting tersebut ARMY sapaan fans dari BTS memunculkan kekuatannya. Hingga pada akhir penutupan voting, dilansir dari kompas.com, lagu Butter menempati urutan pertama sebanyak 47 persen yang dihasilkan dari 4.181.025 perolehan voting.

sumber foto: tribunnews.com, akun sosial media euro 2020 resmi mengumumkan hasil voting.

sumber foto: Umpanbalik.id, screenshot voting di sosial media EURO 2020.

Perolehan voting ini mengalahkan hasil voting lagu Kill My Mind milik Louis Tomlinson dengan selisih tipis. Dari penantian hasil voting ini kemudian memunculkan isu “war” di sosial media terutama para fans Louis Tomlinson, mereka bergumam bahwa lagu milik Louis yang seharusnya diputar pada semifinal EURO 2020, karena Louis berasal dari negara Inggris di mana EURO 2020 dilaksanakan. Namun, lagu milik Louis hanya mendapatkan peroleh voting sebesar 44 persen. Bahkan parahnya lagi, ada sebuah petisi yang diancang oleh penonton sepak bola untuk menolak single Butter BTS sebagai anthem spirit di laga EURO 2020.

sumber foto: umpanbalik.id, screenshot cuitan Twitter

Alhasil, EURO 2020 banyak mendapat kritikan dari netizen. Terlebih lagi isu ini semakin panas diperbincangkan karena masing-masing fans saling adu pendapat. Terutama bagi segelintir netizen kaum pria di Indonesia yang merasa bahwa lagu Butter BTS tak seharusnya ada di laga pertandingan bola. Mereka berpendapat bahwa  lagu milik boyband tersebut hanya menarik penonton yang tidak memiliki relevansi dengan pertandingan Euro 2020 sendiri. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa Euro 2020 sengaja menggunakan BTS sebagai ajang menambah Engagement dari penonton. 

READ  Pertahankan Poin Imbang dengan Vietnam, Thailand Akan Lawan Indonesia di Final

Meski beberapa hari dibuat heboh oleh perseteruan antara fans dan penggemar bola, ARMY pun dibuat kecewa dari sistem voting yang tak diindahkan oleh EURO 2020. Pasalnya, EURO mengambil tindakan dengan memutar semua lagu yang ada di playlist voting. Hal tersebut dilakukan Euro untuk meminimalisir kritikan dari penonton. Pihak EURO berkedok mengatakan di sosial medianya bahwa lagu Butter bukan satu-satunya yang akan diputar pada babak final.  ARMY merasa bahwa loyalitas mereka disalahgunakan, banyak ARMY mempertanyakan fungsi dari diadakannya sistem voting. Selain itu, akun EURO 2020 dikabarkan ramai mendapat serangan netizen dari dua arah. 

Sebuah anthem lagu bertemakan spirit memang menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap pertandingan kompetisi antarklub besar di Eropa. Para pecinta kompetisi bola berpendapat bahwa lagu bisa menambah kesan megah dari sebuah pertandingan. Jika ditarik ke belakang, sejarah lagu yang digunakan pada sebuah pertandingan bertujuan sebagai bentuk ekspresi identitas dan paling sering digunakan oleh para penggemar untuk mengekspresikan kebanggaan mereka pada kemenangan dalam sebuah laga elit. Tradisi mengadakan hiburan tambahan melalui lantunan lagu ini bervariasi dalam setiap kategori kelas pertandingan. Misalnya pada Piala Dunia selalu menggunakan lagu yang berkaitan dengan di mana piala dunia tersebut diselenggarakan. Lalu, pada Liga Champion lagu dibuat khusus umumnya menggunakan para DJ untuk membuat lantunan penuh semangat. Sementara pada pertandingan EURO, lagu dipilih sesuai dengan keinginan pihak penyelenggara. Namun uniknya di EURO 2020 menggunakan sistem voting yang ujungnya menuai kontroversi.

sumber foto: Pinterest, Mv lagu Waka-waka milik Shakira

Dilansir dari Bolaskor.com, sejarah menilik penggunaan komposisi musik di stadion sepak boleh telah muncul sejak dekade tahun 1950 an. Banyak lagu yang justru terkenal setelah diputar pada laga pertandingan, contohnya lagu Rockafeller Skank milik Fatboy Slim yang jadi soundtrack FIFA 1999. Dilansir dari Kapanlagi.com, lagu ini menduduki peringkat atas tangga kategori lagu kala itu. Kemudian satu lagu yang paling tidak asing ditelinga kita, yaitu lagu Waka-waka dari Shakira yang merupakan anthem lagu resmi Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Lagu tersebut sengaja dibuat dengan nuansa kental dari Afrika, saat itu para penonton sempat menyayangkan lagu tersebut tidak dinyanyikan oleh penyanyi asal Afrika Selatan selaku tuan rumah. Meskipun begitu sampai sekarang Sobat Sport pasti masih terngiang dengan lagu Waka-waka ini. Masih banyak lagi lagu yang hangat diperbincangkan kala disandingkan dengan sebuah pertandingan sepak bola. Sebenarnya standarisasi lagu dalam pertandingan akan banyak dipengaruhi oleh keputusan dari pihak penyelenggara, sesuai dengan maksud dan tujuan yang dibuat. Lantas gimana menurut Sobat Sport, lagu seperti apa yang cocok untuk sebuah pertandingan?

READ  Jersey Sepakbola: Menyampingkan Tampilan “Elite” Demi Meraih “Profit”
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait