Photo Story: Nostalgia Era Lampau, Upaya Menjaga Olahraga Tradisional di Era Modern

Dipublikasikan oleh Ulfah Hasanah
Reading Time: 3 minutes

Umpanbalik.id – Di era modern saat ini, ketika kita bertanya kepada generasi muda mengenai olahraga permainan tradisional pasti kebanyakan dari mereka bilang tidak tahu. Karena seiring berjalannya waktu dan dengan kemajuan teknologi saat ini membuat permainan tradisional tidak dilirik oleh anak-anak muda sama sekali. Mereka lebih memilih bermain dengan smartphone mereka daripada bermain di luar rumah bersama teman-temannya.

Indonesia memiliki berbagai macam permainan tradisional, bahkan di setiap daerah memiliki permainan tradisional mereka masing-masing. Permainan tradisional pastinya memiliki arti tersendiri dalam menanamkan sikap, perilaku, bahkan menumbuhkan keterampilan pada anak. Dikutip dari jurnal pendidikan paudia, permainan tradisional bisa mengarahkan anak-anak untuk menjadi kuat baik secara fisik maupun mental, sosial dan emosi, tak mudah menyerah, bereksplorasi, bereksperimen, bahkan bisa menumbuhkan jiwa kepemimpinan. 

Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DISPORAPAR) Kota Malang, mengadakan event olahraga tradisional sebagai salah satu upaya pemerintah Kota Malang untuk melestarikan kembali olahraga tradisional di kalangan generasi muda. Kepala Bidang Keolahragaan Disporapar Wahyu Setiawan memberi sambutannya ketika pembukaan acara. “Pada saat dulu olahraga tradisional ini sangat populer dan anak-anak bermain seadanya. Tetapi semenjak permainan sudah berbasis teknologi banyak masyarakat yang melupakan permainan tradisional ini.” 

Permainan tradisional tidak sebatas permainan, namun juga mengandung nilai-nilai budaya yang tetap harus dilestarikan. DISPORAPAR mempunyai agenda rutin yang disebut event POTRADNAS di mana event tersebut melombakan olahraga tradisional Indonesia sebagai salah satu upaya pelestarian permainan tradisional. Ada beberapa permainan yang dilombakan sebagai cabang olahraga di event tersebut, antara lain Dagongan, Egrang, Terompah Panjang, dan Hadangan atau Gobak Sodor.

Olahraga Dagongan membutuhkan kerja sama tim yang baik agar bisa menang. Umpanbalik.id/Defrico Alfan

Olahraga tradisional ini dimainkan dengan cara tim mendorong bambu agar bisa menyentuh garis lawan. Umpanbalik.id/Defrico Alfan

Egrang adalah olahraga tradisional dengan berjalan diatas bambu. Umpanbalik.id/Defrico Alfan

Berpijak pada Egrang membutuhkan keseimbangan, Salah satu rekan tim membantu agar temannya dapat berdiri diatas egrang. Umpanbalik.id/M.Khoiruzzein

Olahraga tradisional Terompah Panjang. Umpanbalik.id/M.Khoiruzzein

Kelompok regu nomor urut dua memacu kekompakan dengan selangkah demi selangkah di atas Terompah Panjang. Umpanbalik.id/M.Khoiruzzein


Terompah Panjang Membutuhkan kerja sama yang bagus dan komunikasi yang baik antar anggota tim. Umpanbalik.id/Ulfah Hasanah

Ketika kaki dan arahan tak sejalan. Umpanbalik.id/Ulfah Hasanah

Olahraga tradisional Hadangan atau dikenal dengan Gobak Sodor. Umpanbalik.id/Ulfah Hasanah

Aba-aba dan peraturan diutamakan, meski olahraga tradisional terkesan sepeleh. Umpanbalik.id/Ulfah Hasanah

Menggunakan strategi dua arah untuk mengecoh tim penjaga, Umpanbalik.id/Defrico Alfan

Olahraga yang membutuhkan strategi dan kerjasama tim. Umpanbalik.id/M.Khoiruzzein

Tim penjaga fokus menghalang tim penyerang, Umpanbalik.id/Ulfah Hasanah

READ  Stadion Gajayana: Stadion Tua Namun Tetap Berdiri Kokoh
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait