Blues Devil: 5 Pemain Ini Berwajah Setan, Namun Berhati Biru

Dipublikasikan oleh Defrico Saputra
Reading Time: 3 minutes

Umpanbalik.id – Jarang ada pemain yang setia membela satu kesebelasan sepanjang karirnya. Ryan Giggs dan Paul Scholes adalah dua di antaranya. Sebagian besar pemain punya ambisi pula untuk menjajal klub lain demi meraih prestasi yang lebih baik. Bahkan pelatih Manchester United, Jose Mourinho pun berasal dari Chelsea. Ternyata, ada beberapa pemain United yang pernah berkarir sebagai pemain Chelsea dan sebaliknya. Berikut tujuh pemain yang pernah berseragam Manchester United dan Chelsea.

1. Mark Hughes

Foto: thesefootballtimes.co, ketika Mark bertanding 2 laga dalam sehari

Pada kesempatan pertamanya bersama tim Setan Merah, jebolan akademi United ini masih jarang mendapat kepercayaan. Selama enam musim hingga 1986. Namun, setelah sempat hijrah ke klub lain dan kembali lagi pada 1988 dengan biaya 1,8 juta paun, Mark Hughes langsung menjelma jadi bintang. Dia pun mencatatkan 256 penampilan dengan 83 gol di liga selama tujuh musim. Sebelum hengkang ke Chelsea pada 1995 dengan biaya 1,5 juta paun. Selama tiga musim di Stamford Bridge, sang penyerang juga jadi andalan dalam 95 laga dengan 25 gol di liga, sebelum pindah ke klub lain.

2. Paul Parker

Foto: Planetfootball.com , Paul Warker ketika mencintai setan merah

Pada periode yang tak jauh berbeda, satu lagi mantan pemain United yang mencoba berkarir di klub rival. Namun, perjalanan Paul Parker sedikit berbeda dengan Hughes yang langsung pindah ke klub berjuluk The Blues itu. Setelah mengabdi selama lima musim sampai 1996 dengan penampilan di liga dalam 105 pertandingan dan dua gol, bek yang dibeli dari Queens Park Rangers dengan biaya 2 juta paun itu pun dilepas ke Derby County. Namun setahun kemudian, dia berlabuh ke Chelsea dengan status bebas transfer. Namun, masa Parker sudah habis. Dia hanya dimainkan dalam empat laga.

READ  Air Jordan, Merk Basket yang Merambat Ke Rumput Hijau

3. Mark Bosnich

Foto: theguardian.com , senyum semangat dari Mark Bosnich

Sama seperti Hughes, Mark Bosnich juga lulusan akademi United yang sempat terbuang. Dua musim memulai karir profesional sejak 1989, sang kiper hanya bermain tiga kali di liga. Dia sempat pulang ke Australia, sebelum kembali ke Inggris dan menjadi bintang di Aston Villa. The Red Devils sangat beruntung bisa mendapatkannya lagi secara gratis pada 1999. Namun, Bosnich tetap hanya sebagai pelapis, dan hanya membukukan 23 penampilan di liga selama dua musim. Pada 2001 dia hengkang ke Chelsea, meski nasibnya tetap tak berubah. Selama dua musim juga Bosnich hanya main lima kali.

4. Juan Sebastian Veron

Foto: Bola.net, Kharisma seorang Juan Sebastian Veron

Gelandang Argentina ini bisa dibilang gagal berkarir di Inggris, karena prestasinya tak sementereng saat masih di Serie A Italia. Juan Sebastian Veron dipinang dari Lazio pada 2001 dengan biaya 28,1 juta paun. Selama dua musim, dia mencatatkan 51 penampilan di liga dengan tujuh gol dan hanya mampu mempersembahkan satu trofi juara liga. Pada 2003, dia dilepas ke Chelsea dengan nilai 15 juta paun. Meski namanya tercatat di Stamford Bridge selama empat musim. Namun hanya di musim pertama dia bermain tujuh kali dengan satu gol, sedang musim berikutnya dipinjamkan ke klub lain.

5. Juan Mata

Foto: thesportsrush.com, teriakan sang Juan Mata

Bintang yang satu ini hengkang dari Stamford Bridge dan memilih Setan Merah. Mourinho disebut-sebut membuatnya terpaksa harus pergi. Padahal, dia sudah tiga musim bersama The Blues dengan catatan 82 penampilan dan 18 gol di liga. Setelah dikontrak dari klub La Liga Spanyol Valencia dengan nilai 23,5 juta paun. Pada 2014,  Juan Mata resmi menyeberang ke Old Trafford dengan biaya 37,1 juta paun. Sejauh ini, dia sudah bermain dalam 108 laga di liga dengan 27 gol. Sayangnya, ketika menjamu mantan klubnya Minggu (16/4/2017) ini, Mata tak bisa turun karena mengalami cedera. 

READ  Menjaga Pesona Filosofi “Jogo Bonito” Ala Pemain Brazil

Entah apa yang muncul di benak mereka disaat karir mulai naik-naiknya dalam dunia sepak bola. Mulai dari tergiur soal kontrak, menciptakan kualitas, maupun kebutuhan lainnya. Bahwa pemain terbaik sekalipun pernah menjajal beberapa tim yang berbeda, dengan alasan tersendiri. Apakah hal itu masih menjadi perbincangan tentang siapa yang pengkhianat dan mana yang setia? Hanya sebuah alasan yang bisa menjawabnya.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait