Shin Tae Yong: Pesona Ahjussi Pelatih TIMNAS

Dipublikasikan oleh Olivia Annisa
Reading Time: 4 minutes

source: Indosport.com “Shin Tae Yong pelatih Timnas Indonesia

Umpanbalik.idTak hanya Song Joong Ki, Lee Min Ho ataupun aktor drama korea lainnya yang hanya terkenal di Indonesia. Dari dunia rumput hijau Indonesia, sang ahjussi Shin Tae Yong mulai santer terdengar di tahun 2019, sebagai pelatih dengan segala ilmu kedisiplinannya. Pelatih yang dulunya juga berjibaku dengan Timnas Korea Selatan resmi dinyatakan menjadi bagian Timnas Indonesia pada tanggal 28 Desember 2019, dengan penandatanganan kontrak berdurasi empat tahun dari PSSI.

Titik yang mengantarkannya berada di Indonesia sebagai pelatih Timnas, tentunya tak lepas dari catatan dan jam terbang karir. Dikutip dari bolaskor.com, Shin Tae Yong mewujudkan gelar juara dari Liga Champions Asia pada tahun 2010 dan juga Piala FA Korea pada tahun 2011 saat menjadi pelatih yang menangani Seongnam Ilhwa Chunma. Tak sampai disitu, Timnas Korea Selatan pada Olimpiade Rio tahun 2016 juga berhasil dipimpin Shin Tae Yong. Jam terbang lainnya ia sempat memegang Timnas U-20 dan U-23 sebelum memimpin dan menghadirkan gelar juara EAFF E1 2017 bersama skuat senior Korea Selatan. Terakhir catatan karirnya di Korea sebagai pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Rusia.

Saat bergelut menjadi pesepakbola, Shin Tae Yong dikenal dengan julukan Fox of the Ground yang menggambarkan caranya bermain bak seperti rubah tanah dengan posisi gelandang serang yang memiliki kecepatan stabil dan kecerdasan dalam menggiring bola. Dalam setiap pertandingannya, Shin Tae Yong dinilai sangat baik dalam mendistribusikan bola sebagai playmaker. Dari sekian banyak catatan baik di dunia sepak bola mengantarkannya pada tawaran untuk mendampingi Timnas Indonesia pasalnya, Komite Eksekutif PSSI melihat Shin Tae Yong yang berhasil membawa Tim Korea Selatan di Piala Dunia 2018 dan sanggup mengalahkan Jerman dengan poin 2-0. Departemen teknik PSSI dan sejumlah pelatih juga beranggapan bahwa Shin Tae Yong pantas masuk kualifikasi pelatih Timnas Indonesia karena pengalamannya yang berhasil membawa sebuah klub menjadi juara di Liga Champions Asia. 

READ  Hari Bahagia, Arema Tunjuk Juragan 99 Sebagai Presiden Baru

Namun sayangnya, tak lama saat PSSI meminang Shin Tae Yong keduannya telah berkonflik. Dilansir dari bola.com, perang dingin ini bermula dari curhatan pria asal negeri ginseng tersebut di media Korea Selatan saat ia balik berada di kampung halamannya. Sementara itu, petinggi PSSI tidak terima dengan pernyataan yang dibuat Shin Tae Yong hingga kemudian berbalas membuka aib sang pelatih asal Korsel tersebut. Untungnya, pertikaian ini berakhir dengan perdamaian yang disepakati oleh kedua pihak. Shin Tae Yong lantas kembali ke Indonesia dan mendampingi Timnas Indonesia dan U-19 pada akhir Juli 2020.

source: Timesindonesia.co.id “Shin Tae-Yong, Pelatih Asia Timnas Indonesia”

Idealisme dan sifat visionernya semakin terlihat saat Shin Tae Yong merangkum materi pemain Timnas Indonesia yang ia buat dengan ide-ide baru. Bahkan para pemain senior yang menjadi andalan selama ini dikesampingkan olehnya. Strategi Shin Tae Yong memang tak pernah pandang bulu, ia menyisihkan tiga kapten Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia zona Asia pada tahun lalu. Strategi baru dan komposisi pemain dibuat dengan sedemikian rupa, Shin Tae Yong mendatangkan dua pemain dari Bali United, Stefano Lilipaly dan Ricky Fajrin ditambah dengan kejutan pemain baru yang diberikannya pada Yakob Sakuri, Arif Satria, Kushedya Hari Yudo, dan Dendy Sulistyawan sebagai kesempatan untuk perform sebaik mungkin.

Dari para pemain yang digandengnya, anak binaan Shin Tae Yong menilai bahwa pelatih satu ini cukup nyentrik dan dikategorikan sebagai “bapak able” karena jiwa disiplinnya dan perhatiannya yang terfokus dalam setiap treatment yang dijalani para pemain. “Saya melihat coach Shin adalah salah satu pelatih Asia yang disiplin, banyak hal yang harus diterapkan mulai dari pola makan, minum, latihan dan istirahat,” kata Saimima dikutip dari bolalob.com yang jadi salah satu pemain Bali United panggilan oleh pelatih Shin. Sidik Saimima juga menjelaskan karakter pelatih satu ini sangat kompleks dengan strategi dan cara melatih yang baru.

READ  Emma Raducanu: Si Manis Bintang Baru Pemain Tenis

Meski banyak diterpa dengan isu konflik selama bergabung dengan Timnas Indonesia, Shin Tae Yong menjadi satu satunya pelatih yang tetap bertahan dan kembali ke Timnas karena ia berhasil menanganinya dengan manajemen kepemimpinan yang unik dan berempati. Banyak rekan sesama pelatih yang menilai bahwa Indonesia akan selalu dikejutkan dengan strategi dari Shin yang tentunya hal itu diharapkan dapat membawa Indonesia pada kemenangan di setiap pertandingannya.

Baru-baru ini terdengar Shin Tae Yong menjewer salah satu pemain Timnas Indonesia, Rifad Marasabessy yang ketangkap basah akibat tidak memperhatikan asupan makannya saat di Dubai Uni Emirat Arab (UEA) Senin (17/5/2021). Pelatih Shin menegaskan untuk meningkatkan kondisi fisik, para pemain butuh konsumsi makanan yang berprotein. “Karena ada pemain yang tidak benar dalam mengkonsumsi makanan, maka saya tegur sedikit,” jelasnya di Channel Youtube PSSI TV yang merekam aktivitas latihan pemulihan Timnas Indonesia di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Sosok Shin Tae Yong dicap sebagai pelatih yang mengutamakan kedisiplinan dalam segi apapun, ia tak segan menegur para pemain yang tidak memperhatikan kondisi fisik dan performa dalam lapangan maupun saat aktivitas di masa pemulihan. Shin Tae Yong adalah sosok pelatih dengan gaya unik yang didatangkan langsung dari negeri Ginseng, siapapun pelatihnya tentu masyarakat Indonesia mengharapkan sebuah kemenangan akan diraih oleh Timnas Indonesia dalam berbagai pertandingan.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait