OPINI: Rutin Berolahraga, Kok Bisa Sakit?

Dipublikasikan oleh Ulfah Hasanah
Reading Time: 4 minutes

Umpanbalik.id – Semua orang di dunia ini pasti tidak ada yang mau hidup sakit-sakitan, tentu mereka semua ingin hidup sehat sepanjang umur mereka. Salah satu cara hidup sehat adalah dengan cara berolahraga. Akan tetapi pasti ada juga orang yang tidak suka berolahraga, ketika mereka diajak berolahraga mereka berkata, “Ini juga lagi olahraga nyapu, ngepel, bersih-bersih rumah.” Ada juga yang mempertanyakan olahraga itu sebenarnya penting nggak sih? Kalau penting, kok banyak orang setelah olahraga malah sakit dan kena serangan jantung bahkan sampai meninggal dunia? Ya, konsepnya nggak sesederhana itu.

Memang, ada beberapa kasus yang kita ketahui seperti suami dari Bunga Citra Lestari yaitu Ashraf Sinclair yang dikenal sebagai orang yang sehat dan tidak mempunyai riwayat penyakit jantung akan tetapi, ia meninggal dunia karena kena serangan jantung usai berolahraga. Ada lagi, Adjie Massaid seorang aktor dan model yang juga meninggal dunia karena serangan jantung padahal, sebelumnya Adjie masih sangat sehat dan sempat bermain futsal. Dan masih banyak lagi figur lainnya, tidak hanya dikalangan artis saja tetapi juga dikalangan masyarakat.

Source: Unsplash-Fitsum Admasu, Olahraga itu penting

Pertanyaan mengenai apakah olahraga itu penting atau tidak, tentu saja pasti penting mengingat banyak manfaatnya. Dikutip dari alodokter.com olahraga bermanfaat bagi kesehatan fisik dan juga kesehatan mental. Manfaat bagi kesehatan fisik tersebut yaitu mencegah penyakit jantung, stroke, mengendalikan kadar gula dalam darah, menjaga tekanan darah tetap stabil, mencegah nyeri punggung, menjaga berat badan agar tetap ideal, menjaga tubuh tetap bugar serta kuat saat lanjut usia dan masih banyak lagi manfaatnya. 

Sedangkan manfaat olahraga dalam kesehatan mental yaitu untuk memperbaiki suasana hati, menumbuhkan rasa percaya diri, menghilangkan stres, membuat tidur lebih nyenyak dan masih banyak lagi. 

Source: Unsplash-Grass America, Kegiatan bersih-bersih rumah bukan kategori olahraga

Lantas bagaimana dengan aktivitas nyapu, ngepel dan bersih-bersih rumah? Apakah kegiatan tersebut bisa disebut sebagai olahraga? Bukannya sama-sama berkeringat seperti olahraga? 

READ  OPINI: Yakin Main Basket Bisa Menambah Tinggi Badan?

Menjawab pertanyaan tersebut, dikutip dari suara.com, dr. Michael Triangto spesialis kedokteran olahraga menyebutkan dalam live bersama Indonesia Congress Management bahwa nyapu, ngepel dan bersih-bersih rumah tidak termasuk dalam kategori berolahraga. karena apabila dia membenarkan berarti pekerjaan kasar bisa disebut sebagai atlet. sedangkan menyapu dan ngepel biasanya hanya dilakukan sebentar dan itu tidak termasuk olahraga. 

Nyapu, ngepel, dan bersih-bersih rumah tentu termasuk kedalam aktivitas fisik. Namun, aktivitas fisik yang disebut olahraga adalah aktivitas fisik yang dilakukan secara baik, benar terukur, dan teratur. Olahraga juga memiliki ketentuan, yaitu dilakukan selama 30 menit. Tentu tidak mungkin ada seseorang yang menyapu atau mengepel rumah mereka selama 30 menit terus-menerus.

Lalu bagaimana dengan orang yang sering berolahraga tetapi tetap bisa terkena serangan jantung?

Source: klikdoktor.com, olahraga berlebihan tidak baik untuk jantung

Rutin olahraga memang baik bagi kesehatan, akan tetapi olahraga yang berlebihan ternyata berdampak buruk pada kesehatan jantung. Dikutip dari klikdokter.com,  dr. Atika mengatakan bahwa Olahraga memang sehat, tetapi jika berlebihan justru membahayakan kesehatan jantung.

Dikutip dari kompas.com, Mayo Clinic Proceedings mengungkapkan fakta mengenai penelitiannya bahwa orang yang sering berolahraga justru beresiko besar mengalami arteri koroner pada usia paruh baya, riset ini telah diikuti oleh 3.200 orang dan dilakukan selama 25 tahun lamanya. Jadi, dari penelitian tersebut bisa dibilang olahraga berlebihan menjadi pemicu penyakit jantung. 

Jika dilihat dari perspektif yang lebih personal lagi, misalnya dari agama, sesuatu yang berlebihan jelas-jelas tidak boleh untuk dilakukan. Lagi, di media sosial sering digaungkan juga berbagai macam quotes bernada serupa yang juga mengingatkan agar tidak dianjurkan selalu bersikap berlebihan. Sesuatu yang over, tentu hasilnya tidak akan baik. Malah karena sikap yang berlebihan, hal itu bisa jadi toxic untuk tubuhmu sendiri. 

READ  Wasit Kontroversial: Sebagai Pemimpin Pertandingan Atau “Peracik” Kemenangan?

Agar tidak berlebih-lebihan saat berolahraga, dikutip dari alodokter.com, dr. Kevin Adrian mengatakan ketentuan waktu berolahraga secara umum disarankan selama 150 menit perminggu atau 30 menit per hari. Jadi, waktu tersebut bisa menjadi tolak ukur kita untuk berolahraga setiap harinya, dan tidak melewati waktu yang sudah disarankan untuk berolahraga. 

Tetapi apakah dengan olahraga saja kita bisa hidup sehat?

Source: Unsplash-Edgar Castrejon, hidup sehat harus diimbangi dengan pola makan sehat

Tentu tidak, olahraga saja tidak cukup menjadikan kita hidup sehat. Karena percuma saja kita rajin olahraga tetapi kita tidak bisa mengatur pola makan kita dengan memakan makanan yang mengandung banyak minyak seperti gorengan dan makanan-makanan cepat saji lainnya. Meskipun makanan tersebut bisa dibilang enak, tetapi rasa enak itu hanya sebatas di tenggorokan saja. Setelah makanan tersebut melewati tenggorokan rasa enak tersebut akan berubah menjadi penyakit yang mungkin menyerang kita. Oleh karena itu olahraga harus diimbangi dengan pola makan yang sehat bukan olahraga bisa mengimbangi pola makan yang buruk. 

Dikutip dari detik.com, Todd Astorino, PhD. seorang pakar olahraga dari University of California mengatakan Jika kita tidak olahraga tapi makan dengan sehat, bisa saja kita memiliki tubuh seperti atlet dan tetap sehat. Tapi, ketika pola makan kita buruk, apapun jenis olahraganya tidak akan membuat tubuh sehat .

Jadi, bisa dibilang kegiatan yang kita lakukan setiap hari di rumah seperti menyapu, mengepel dan lain-lainnya itu adalah aktivitas fisik yang bukan termasuk kategori olahraga. Karena, suatu aktivitas fisik yang disebut olahraga adalah aktivitas fisik yang dilakukan secara baik, teratur, dan terukur. Kemudian apabila ditanya olahraga itu penting atau tidak, bisa dikatakan olahraga itu penting asal tidak dilakukan secara berlebih-lebihan. Karena olahraga yang berlebih juga tidak baik untuk kesehatan jantung kita. Perlu diingat olahraga juga harus diimbangi dengan pola makan yang sehat, karena jika tidak diimbangi dengan pola makan yang sehat, akan ada dampak buruk lain yang bisa timbul di dalam tubuh.

READ  Tiger Woods: 10 Tahun Kehancuran Karir Legenda Golf
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait