Rutin NgeGym Bikin Tubuh Jadi Kotak-Kotak?

Dipublikasikan oleh Olivia Annisa
Reading Time: 5 minutes

source : jawapos.com“tubuh atletis dan sixpack tak didapat dengan cara yang instan”

Umpanbalik.idPunya bentuk badan ideal adalah impian semua orang, apalagi memiliki tubuh atletis adalah kebanggaan tersendiri bagi kaum pria. Untuk mendapatkan tubuh bak roti sobek, para kaum adam biasanya membentuk massa otot dengan cara rutin ngegym dan minum susu yang mengandung suplemen khusus. Tapi apa betul tubuh kotak-kotak hanya bisa dibentuk dengan rutin ngegym dan mengonsumsi makanan berprotein aja?

Oh no,  membentuk tubuh ternyata ada ilmunya. Konsentrasi massa otot tubuh juga dipengaruhi oleh banyak hal loh Sobat Sport. Cara membentuk badan memang identik dengan olahraga yang membangun massa otot, tapi dengan mengangkat beban secara terus menerus tanpa memperhatikan kondisi dalam tubuh juga ga akan mengoptimalkan kinerja saraf dalam otot. Tentunya kamu juga harus tahu mana alat beban yang cocok digunakan untuk porsi tubuhmu. Selain memperhatikan jenis olahraganya, hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah porsi jadwal latihan serta tetap menjalani gaya hidup yang sehat.

Menurut Jurnal Media Ilmu Keolahragaan Indonesia, latihan beban merupakan latihan yang dilakukan secara sistematis  dengan menggunakan beban sebagai alat untuk menambah kekuatan fungsi otot. Tujuannya untuk memperbaiki kondisi fisik, mencegah terjadinya cedera, kesehatan, ataupun semata untuk fungsi estetika. Umumnya latihan beban dapat dilakukan dengan menggunakan beban dari berat badan kita sendiri yang disebut beban dalam, dan juga menggunakan beban luar atau free weight dengan bantuan alat seperti dumbell, barbell, atau gym machine. Lagi-lagi untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal dan atletis hanya dapat diperoleh dari latihan beban yang di program. 

READ  Basket: Menginspirasi Musisi Hingga Jadi Sebuah Lagu

Body Building merupakan program latihan tubuh yang disusun sesuai dengan dosis latihan, dan cocok digunakan untuk membangun massa otot. Membentuk tubuh yang atletis memerlukan latihan beban yang terukur, teratur dan terprogram di tempat kebugaran seperti fitness center. Kaum pemula pasti bingungkan mau mulai dari mana?

Tentunya terlebih dahulu kamu harus memahami massa otot yang ada di dalam tubuhmu, massa otot sendiri terbagi menjadi massa otot dada, massa otot lengan, massa otot paha, dan massa otot betis. Semuanya memiliki ukuran yang berbeda dan intensitas latihan beban yang dibutuhkan juga berbeda. Program latihan Body Building memang dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan massa otot dada, lengan, paha, dan massa otot betis sambil merangsang otot dengan menggunakan gym machine. Lewat latihan beban yang terukur maka latihan body building dapat merangsang otot-otot besar hingga memperbesar massanya. Namun yang perlu diperhatikan, membentuk massa otot juga dipengaruhi siklus dari dalam tubuh.

Menurut Dokter Sam Robbins spesialis hormon dan nutrisi  Amerika Serikat dalam video yang diunggah pada channel youtube miliknya, ia menjelaskan, “There is four primary ingredients for building muscle, first is hormones, second ingredients  is exercise, the third ingredients is diet and last ingredients is rest.” Dokter Robbins menegaskan bahwa dengan membentuk massa otot, memiliki hormon yang baik menjadi bagian penting untuk merangsang pembentukan otot. Setiap orang memiliki genetik yang berbeda, pada kasus pria yang ingin membentuk otot biasanya mereka cenderung membandingkan dirinya dengan struktur badan dan porsi massa otot tubuh orang lain padahal berat badan dan komposisi tubuh setiap orang berbeda. Sehingga itulah yang menjadikan beberapa orang hanya mampu mendapatkan program ringan dari latihan beban. Maka untuk menambah porsi latihan beban perlu adanya hormon baik yang mampu meningkatkan otot dengan dirangsang menggunakan latihan beban tubuh dan latihan beban luar. Hormon yang baik membentuk tubuh lebih proporsional tanpa bantuan suplemen dan latihan yang terforsir, hormon ini hanya bisa dioptimalkan ketika manusia masih berada di fase puberti.

READ  Genggam Ivy League, Gelar Atlet, dan NCAA Amerika Serikat

Ramuan kedua untuk membentuk otot tubuh adalah dengan latihan, latihan angkat beban digunakan sebagai stimulasi tubuh. Latihan beban yang dilakukan dengan benar juga dapat memproduksi hormon penting dalam tubuh, untuk itu Sobat Sport membutuhkan bantuan dumbbells, barbells, atau gym machine sebagai pemantik merangsang jaringan otot tubuh yang disesuaikan dengan berat badan sendiri. Olahraga angkat beban tidak terlalu memfokuskan pada berapa lama waktu yang digunakan. Melainkan lebih berfokus pada konsentrasi diri saat mengangkat beban, komitmen tubuh untuk menjalankan latihan yang berat. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan kontraksi dari otot tubuh sehingga tubuh dapat memompa kinerja otot dan mempertahankan massa otot.

Ramuan ketiga adalah diet, jika otot tak diberi makan maka olahraga yang dilakukan hanya dapat menghilangkan otot. Artinya untuk membentuk massa otot juga perlu asupan yang dapat mengembangkan lemak menjadi otot. Diet disini bukan berarti sebagai pengurangan dalam asupan makanan, diet untuk membentuk massa otot mengharuskan seseorang lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi protein, vitamin, dan makanan yang berisi suplemen khusus. Tetapi mengkonsumsi extra food juga tidak boleh berlebihan, ini adalah hal yang perlu diperhatikan dari tubuhmu. Jadi untuk mendapatkan tubuh yang ideal, kita harus mempelajari apa yang telah masukan kedalam tubuh dan apa yang kita keluarkan dari tubuh.

Ramuan terakhir yang paling simpel adalah beristirahat, untuk merangsang dan menstimulasi otot seseorang perlu waktu istirahat yang cukup. Seperti bayi, seseorang dapat tumbuh dan memproduksi hormon yang bagus pada saat ia tertidur. perhatikanlah pola siklus tidur, bisa jadi berat badanmu sekarang dipengaruhi oleh faktor siklus tidur yang tak teratur. Dengan beristirahat seseorang dapat memperbaiki hormon yang buruk dan menggantikannya dengan sel hormon yang baru yakni hormon testosteron.

READ  “Kiricocho” Mantra Mengerikan Sebuah Pertandingan

Dikutip dari Website Alodokter.com, hormon testosteron berpengaruh terhadap libido, pembentukan massa otot dan ketahanan energi dan juga berpengaruh terhadap karakteristik seks sekunder pria saat masa puber. 250-110 ng/dL (nanogram per desiliter) dengan kadar rata-rata 680 ng/dL merupakan normalnya kadar hormon testosteron  dalam tubuh pria. Hormon ini akan meningkat selama masa pubertas dan memasuki fase puncaknya pada usia 20 tahun. Menjaga kadar hormon testosteron tetap normal dapat membantu tubuh untuk meningkatkan fungsibilitas kerja saraf otot, para ahli merekomendasikan seorang pria dapat memantau kadar hormon testosteron tiap lima tahun sekali, dimulai saat beranjak menuju usia 35 tahun. Jika ada yang salah pada hormon baik rendah atau tingginya kadar hormon testosteron, patut dilakukan terapi hormon untuk menjalankan kadar hormon lebih normal.

source : liputan6.com, “momen-momen Jonathan Christie pamerkan badan kekarnya”

source : inibaru.id, “Jeany Nuraini, Sprinter muda dengan tubuh atletis”

Buat Sobat Sport yang ingin memulai membentuk tubuh ideal seperti Jonathan Christie atau Jeany Nuraini. Kamu harus memperhatikan pola hidup yang sehat dengan mengonsumsi makanan bernutrisi dan mengatur siklus istirahat yang cukup serta memperhatikan kondisi tubuh dengan rutin berolahraga. Pria maupun wanita yang ingin mendapatkan tubuh yang ideal, mulailah dengan mempelajari kondisi tubuh yang komplek dan pahami dengan baik apa yang dibutuhkan oleh tubuh.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Cetak

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular Posts
Komentar Terbaru
Sahwahita: Bener banget, Sobat ...
agam_ray: Wah ngeriiiik bgt...
Sahwahita: ia sobat sport, masi...
Sahwahita: Terima Kasih sobat s...
Sahwahita: terima kasih sobat s...
Sahwahita: benar banget sobat s...
Agung Fajar Pribadi: Skill individu pemai...
Risca Nabella: Info begini sangat m...
Hikmah: Wow baru tau, banyak...
wilda: Baru tau ada begini ...
joon: benar bangettt...
Avi Sena: Club sepakbola perem...
Avi Sena: Penalti Panenka mema...
Avi Sena: cukup dengan satu ci...
Fianda Briliyandi: Artikel yang bagus, ...
Hikmah: Aku tim lari pagi si...
Hikmah: Baru tau aku macam2 ...
Hikmah: Taufik dulu emang an...
Lisa: Keren banget! Bener ...
A WordPress Commenter: Hi, this is a commen...
Semua Hashtag

Post Terkait